PT Best Profit Futures Surabaya

Yamaha Ekspor R25 ke 14 Negara

Best Profit Futures – Yamaha menegaskan kalau motor terbaru mereka, R25 bukan hanya untuk Indonesia. Model ini akan diekspor ke belasan negara pada akhir tahun nanti.R25 sendiri merupakan salah satu motor paling fenomenal di Indonesia, buktinya, ribuan R25 ludes terpesan kurang dari 1 hari setelah pemesanannya di buka secara online. (Best Profit Futures)

Menurut Executive Vice President Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Dyonisius Beti, ini adalah bukti kualitas sebuah produk yang diproduksi di Indonesia ternyata tidak kalah dengan produksi luar negeri.Terlebih, Yamaha menurutnya telah eksis di Indonesia selama 40 tahun engan pengalaman 25 tahun melakukan ekspor.

“R25 akan kita ekspor. Rencana ke 14 negara, hanya kami belum bisa sampaikan negara mana saja itu,” ujar President and CEO Yamaha Motor Company Japan, Hiroyuki Yanagi.

Meski belum bisa menjelaskan ke negara mana saja lawan dari Honda CBR250R dan Kawasaki Ninja 250 itu akan diekspor, Yamaha membeberkan kalau R25 akan diproduksi 2.000 unit tiap bulannya.

“Mulai Q4 tahun ini ekspornya. Setelah itu, pasti ada penambahan negara tujuan ekspor,” lugas GM Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia Eko Prabowo belum akan didatangkan ke Indonesia.

  (Best Profit Futures)

industri jasa Amerika berkembang kurang dari yang diproyeksikan pada bulan Oktober, konsisten dengan pertumbuhan yang sedang pada sebagian besar perekonomian.

Indeks Institute for Supply Management™s non-manufacturing turun ke 54,8 dari 57,1

pada bulan sebelumnya atau yang terkuat dalam hampir setahun, menurut laporan kelompok yang berbasis di Tempe,

Arizona, Kamis ini. Angka diatas 50 menandakan ekspansi. Perkiraan rata-rata dalam survei Bloomberg menyebutkan angka 56.

Perlambatan dalam pesanan dan tenaga kerja berkontribusi pada hasil yang lebih lemah bagi produsen jasa, yang menyumbang sekitar 90 persen dari perekonomian.

Bersama-sama dengan survei pabrik ISM menunjukkan manufaktur berjuang untuk mendapatkan daya tariknya, angka tersebut menggaris

bawahi perkiraan pertumbuhan ekonomi yang lebih terukur pada kuartal keempat. (Best Profit Futures)

Perkiraan ekonom dalam survei Bloomberg berkisar diantara 53,5-57,4.

Perkiraan terbaru ini sejalan dengan rata-rata angka 54,5 untuk sembilan bulan pertama tahun ini. (Best Profit Futures)

Survei kelompok non-manufaktur ISM meliputi berbagai industri termasuk utilitas,

ritel dan perawatan kesehatan, dan juga faktor-faktor dalam konstruksi dan pertanian.

Indeks pesanan baru jatuh ke 57,7 dari 60, sedangkan Indeks tenaga kerja menurun menjadi 53,1 dari 57,2.

Indeks aktivitas bisnis, yang sejajar dengan indeks produksi pabrik ISM,

juga turun menjadi 57,7 dari bulan sebelumnya yang 60,3.

Dalam sebuah tanda bahwa inflasi meningkat, indeks kelompok dari harga yang dibayar naik ke 56,6, tertingginya sejak Agustus 2014, dari 54.

(Best Profit Futures)

Sumber dari http://oto.detik.com