PT Best Profit Futures Surabaya

Waspadai Potensi Kelanjutan IHSG

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan diperkirakan akan berada pada rentang support 4.920-4.932 dan resisten 4.955-4981.

IHSG memiliki pola Inverted hammer di bawah middle bollinger band (MBB ). MACD masih bergerak melemah dengan histogram negatif yang memendek.

RSI, Stochastic, dan William’s %R sedikit mengalami penurunan.

Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI) Reza Priyambada mengatakan,

laju IHSG mampu bertahan di atas kisaran target support (4.933-4.950) dan sempat melewati target resisten (4.967-4.975)

meskipun gagal bertahan dan kembali berada di bawah target resisten tersebut.  (BEST PROFIT FUTURES)

“Laju IHSG mampu menutup utang gap 4.941-4.943 namun, gagal bertahan di zona hijau.

Tetap mewaspadai potensi kelanjutan pelemahan jika laju bursa saham global tak kunjung membaik,” katanya dalam riset, Jumat (17/10/2014).(BEST PROFIT FUTURES)

Sebelumnya, laju IHSG di awal sesi masih bergerak di zona merah seiring dengan imbas rilis NY empire state manufacturing index, retail sales, chain store sales,

dan business inventories AS yang mengalami pelemahan, di sesi kedua laju IHSG mampu

berbalik menguat meskipun secara intraday perdagangan di menit-menit terakhir laju IHSG sedikit kembali masuk ke zona merah.

Posisi asing yang masih tetap jualan (yang mencapai nett sell Rp327,04 miliar lebih tinggi dari sehari sebelumnya Rp183 miliar)

dan kembali melemahnya laju bursa saham Asia mengurangi ketahanan IHSG di zona hijau. (BEST PROFIT FUTURES)

Rupiah yang sempat kembali terapresiasi juga tidak cukup kuat mengimbangi laju IHSG.

“Hijaunya mayoritas sektor saham juga sempat membawa IHSG ke zona hijau namun, dengan kembalinya aksi jual pelaku pasar membuat hanya  sektor industry dasar, property, dan pertambangan yang menghijau,” jelasnya.

 (BEST PROFIT FUTURES)

Saham Jepang berfluktuasi terkait turunnya Nintendo Co untuk hari kedua menjelang laporan laba babak pertama, sementara Astellas Pharma

Inc mendukung kenaikan saham produsen obat karena investor mengalihkan perhatian mereka ke neraca perusahaan seiring musim pelaporan yang masuk ke ayunan penuh.

Indeks Topix turun 0,2 persen pada istirahat perdagangan di Tokyo, setelah diperdagangkan di kisaran ketat yang memperlihatkannya mendapatkan gain sebesar 0,1 persen.

Tentang jumlah yang sama pada saham naik maupun jatuh.

Investor mengalihkan fokus mereka ke pendapatan untuk mengukur kesehatan Jepang Inc, dengan lebih dari 350 perusahaan di

Topix yang bersiap untuk menyerahkan laporannya minggu ini, termasuk pembuat presisi-motor Nidec Corp pada hari Senin.(BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://economy.okezone.com