PT Best Profit Futures Surabaya

Waspada, IHSG Berpeluang Berbalik Arah

Best Profit – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan akan berada pada rentang support 5.160-5.173 dan resisten 5.192-5.196.

IHSG membentuk pola Three inside up di atas middle bollinger band (MBB ). MACD mencoba berbalik naik dengan histogram negatif yang memendek.

RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba bertahan dari pelemahannya dan bergerak naik.

“Laju IHSG dapat terjaga di atas target support 5.139-5.158 serta mampu melampaui target resisten

5.172-5.178,” kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada dalam risetnya, Jumat (29/8/2014).

Reza menambahkan, kendati sentimen dari dalam negeri cukup positif namun,

tetap memiliki peluang terjadinya pembalikan arah jika pelaku pasar terkena dampak mulai variatif dan melemahnya laju bursa saham global.

“Tetap memperhatikan sentimen yang ada,”ungkapnya.  (Best Profit)

Sebelumnya, masih positifnya laju nilai tukar Rupiah dan transaksi asing yang juga masih mencatatkan nett buy, dan menguatnya

saham-saham di aneka industri dan konsumer turut memberikan amunisi tambahan bagi IHSG.

“Optimisme tersebut juga didukung oleh respon positif terhadap normalisasi penyaluran BBM, mulusnya pertemuan antara

Presiden SBY dan Jokowi untuk membahas APBN, serta belum akan dinaikkannya harga BBM,” jelasnya.

Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5.194,48 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5.165,02

(level terendahnya) di mid sesi sesi 2 dan berakhir di level 5.184,48. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik.

Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

   (Best Profit)

Sebelumnya, masih positifnya laju nilai tukar Rupiah dan transaksi asing yang juga masih mencatatkan nett buy,

dan menguatnya saham-saham di aneka industri dan konsumer turut memberikan amunisi tambahan bagi IHSG.

“Optimisme tersebut juga didukung oleh respon positif terhadap normalisasi penyaluran BBM,   (Best Profit)

mulusnya pertemuan antara Presiden SBY dan Jokowi untuk membahas APBN, serta belum akan dinaikkannya harga BBM,” jelasnya.

Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5.194,48 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5.165,02 (level terendahnya) di mid sesi sesi 2 dan berakhir di level 5.184,48.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik.

Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai

transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.   (Best Profit)

Sumber dari http://economy.okezone.com