PT Best Profit Futures Surabaya

Warren Buffett tambah kepemilikan saham di Verizon

BEST PROFIT FUTURES – NEW YORK. Berkshire Hathaway Inc, perusahaan Warren Buffett menambah kepemilikan saham di Verizon Communication Inc. Penambahan kepemilikan saham ini sebagai pertaruhan Buffett setelah perusahaan telekomunikasi i itu membeli perusahaan wireless terbesar di Amerika Serikat.

Berkshire membeli 11 juta saham Verizon pada 31 Maret lalu. Nilai investasi saham itu mencapai sekitar US$ 530 juta.

Pembelian dilakukan setelah Verizon mengakuisisi saham Verizon Wireless dari tangan Vodafone Group Plc. sebesar US$ 130 miliar pada Februari lalu. Dengan mengakuisisi saham ini, Verizon bisa menghentikan keputusan pembagian dividen bagi pemegang saham Verizon Wireless. (Best Profit Futures)

“Verizon mempunyai dividen yang menarik dan posisi yang patut ditiru dalam pasar nirkabel,” kata analis Roe Equity Research, Kevin Roe. “Ini sebagai pengimbang yang bagus bagi investor dalam pasar yang bergejolak.”

Asal tahu saja, perusahaan telekomunikasi menduduki ranking ke-24 dalam pembayaran dividen terbesar berdasarkan Indeks Standard & Poor’s 500. Laba bersih Verizon Wireless diperkirakan naik sebesar 4% pada tahun ini. (Best Profit Futures)

Minyak rebound dari penutupan terendah dalam delapan minggu karena OPEC mengatakan membuat upaya diplomatik terakhir menuju mengamankan kesepakatan untuk membatasi produksi dan menstabilkan harga.

Minyak berjangka naik sebanyak 2,2 persen di New York setelah jatuh 4,3 persen pada tiga sesi sebelumnya. Qatar, Aljazair dan Venezuela memimpin mendesak untuk menyelesaikan kesepakatan, sementara Arab Saudi, Irak dan Iran telah berselisih mengenai bagaimana membagi pemotongan hasil yang disepakati pada pertemuan bulan September di Algiers, menurut sebuah delegasi yang akrab dengan pembicaraan. Cadangan minyak mentah AS diperkirakan akan menguat untuk minggu ketiga, menurut survei Bloomberg sebelum data dari pemerintah, hari Rabu. (Best Profit Futures)

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember naik sebanyak 94 sen menjadi $ 44,26 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di $ 44,11 pada pukul 13:56 siang di Hong Kong. Kontrak WTI turun 9 sen menjadi $ 43,32 pada hari Senin, penutupan terendah sejak 19 September. Total volume perdagangan sekitar 86 persen di atas rata-rata 100-hari. Harga WTI turun 1,5 persen pada pekan lalu.

Minyak Brent untuk pengiriman Januari naik sebanyak 85 sen, atau 1,9 persen, ke $ 45,28 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak Brent turun 32 sen menjadi $ 44,43 pada hari Senin, penutupan terendah sejak 10 Agustus. Minyak acuan global untuk pengiriman Januari diperdagangkan lebih besar 42 sen dari WTI.

sumber : http://www.kontan.co.id