PT Best Profit Futures Surabaya

Visi Misi Capres Sangat Minimalis

Best Profit Futures – Peniliti Pusat Kajian Antikorupsi UGM, Oce Madril menilai, visi misi capres soal pemerintahan yang bersih masih sangat abstrak dan normatif. Paparan capres saat debat putaran pertama dinilai tak menjawab kebutuhan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih.

“Karena memang visi misinya masih sangat minimalis, sangat tidak menjawab kebutuhan pemerintahan yang bersih,” kata Oce kepada Okezone, Selasa (10/6/2014).

Oce mengatakan, rancangan yang disusun pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan pasangan nomor urut dua Joko Widodo-Jusuf Kalla, belum bisa jadi solusi yang komprehensif untuk pemberantasan korupsi di pemerintahan. (Best Profit Futures)

“Mungkin sudah punya konsep, tapi tidak tersampaikan. Kalau mereka komitmen kuat harus ada kebijakan yang lebih implementatif,” terangnya.

Seharusnya, menurut Oce, pasangan capres dan cawapres yang akan bertarung pada 9 Juli, mengevaluasi apa yang sudah dilakukan pemerintahan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Kelemahannya di mana, kekuatannya apa, itu jadi dasar untuk menyusun program. Itu yang belum kita lihat dari kedua pasangan,” pungkasnya.

Debat capres putaran pertama dengan tema pembangunan demokrasi, pemerintahan yang bersih dan kepastian hukum, sudah digelar pada Senin 9 Juni. (Best Profit Futures)

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk meminimalisasi korupsi. Menurutnya, mesti ada kepastian hukum agar korupsi hilang dan kekayaan negara bisa kembali ke rakyat.

Prabowo menjelaskan, salah satu langkah untuk mengurangi korupsi antara lain dengan menjamin kesejehateraan penyelenggara negara, termasuk penegak hukum.

Sedangkan Jokowi mengaku akan mewujudkan pemerintahan yang bersih dengan dua hal yakni pembangunan sistem dan pola rekruitmen pejabat di lembaga pemerintahan dengan seleksi terbuka.

  (Best Profit Futures)

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk meminimalisasi korupsi. Menurutnya, mesti ada kepastian hukum agar korupsi hilang dan kekayaan negara bisa kembali ke rakyat.

Prabowo menjelaskan, salah satu langkah untuk mengurangi korupsi antara lain dengan menjamin kesejehateraan penyelenggara negara, termasuk penegak hukum.

Sedangkan Jokowi mengaku akan mewujudkan pemerintahan yang bersih dengan dua hal yakni pembangunan sistem dan pola rekruitmen pejabat di lembaga pemerintahan dengan seleksi terbuka.

  (Best Profit Futures)

Sumber dari http://pemilu.okezone.com