PT Best Profit Futures Surabaya

Trik SBY Agar Tak Kena Tilang Polisi

Best Profit Futures – Salah satu hal yang ditakutkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat lengser dari jabatannya adalah bakal kena tilang polisi. Karena itu, ia berharap setelah tak lagi menjadi presiden,

surat izin mengemudi miliknya tak pernah ketinggalan ketika bepergian. “Mudah-mudahan saya tidak lupa agar tidak berurusan dengan Anda (polisi),”

kata SBY di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Selasa, 1 Juli 2014.

Selama ini, sebagai presiden, SBY selalu mendapat fasilitas dan pengamanan yang membuatnya tak perlu mengendarai sendiri kendaraannya.

Bahkan, dalam satu rangkaian ada dua mobil berpelat RI 1 dan empat motor besar yang berjaga di sisi kiri dan kanan.

SBY menyebut acara buka bersama Kepolisian RI ini adalah keikutsertaannya untuk terakhir kali sebagai presiden. Acara yang sudah diikutinya selama sebelas kali ini

memberi kesan dan menyadarkan dirinya untuk berterima kasih kepada Polri atas seluruh kerja sama yang terjalin.

SBY menilai banyak peran dan prestasi Polri yang kerap terlupakan dan tak menuai penghargaan dari masyarakat.

“Besok kita akan mendapat pemimpin yang baru. Beliau akan menggantikan saya. Saya akan kembali ke masyarakat luas,” kata SBY.

SBY berharap Polri dapat netral selama proses pelaksanaan pemilihan umum presiden. Akan tetapi, jika sudah ada presiden terpilih, Polri hendaknya menerima dan total bekerja sama dengan pemerintahan yang baru. “Sehingga, presiden dan pemerintahan yang baru akan lebih sukses,” kata dia.

   (Best Profit Futures)

industri jasa Amerika berkembang kurang dari yang diproyeksikan pada bulan Oktober, konsisten dengan pertumbuhan yang sedang pada sebagian besar perekonomian.

Indeks Institute for Supply Management™s non-manufacturing turun ke 54,8 dari 57,1 pada bulan sebelumnya atau yang terkuat dalam hampir setahun,   (Best Profit Futures)

menurut laporan kelompok yang berbasis di Tempe, Arizona, Kamis ini. Angka diatas 50 menandakan ekspansi. Perkiraan rata-rata dalam survei Bloomberg menyebutkan angka 56.

Perlambatan dalam pesanan dan tenaga kerja berkontribusi pada hasil yang lebih lemah bagi produsen jasa, yang menyumbang sekitar 90 persen dari perekonomian.

Bersama-sama dengan survei pabrik ISM menunjukkan manufaktur berjuang untuk mendapatkan daya tariknya,

angka tersebut menggarisbawahi perkiraan pertumbuhan ekonomi yang lebih terukur pada kuartal keempat.

Perkiraan ekonom dalam survei Bloomberg berkisar diantara 53,5-57,4. Perkiraan terbaru ini sejalan dengan rata-rata angka 54,5 untuk sembilan bulan pertama tahun ini.   (Best Profit Futures)

Survei kelompok non-manufaktur ISM meliputi berbagai industri termasuk utilitas, ritel dan perawatan kesehatan, dan juga faktor-faktor dalam konstruksi dan pertanian.

Indeks pesanan baru jatuh ke 57,7 dari 60, sedangkan Indeks tenaga kerja menurun menjadi 53,1 dari 57,2.

Indeks aktivitas bisnis, yang sejajar dengan indeks produksi pabrik ISM, juga turun menjadi 57,7 dari bulan sebelumnya yang 60,3.   (Best Profit Futures)

Dalam sebuah tanda bahwa inflasi meningkat, indeks kelompok dari harga yang dibayar naik ke 56,6, tertingginya sejak Agustus 2014, dari 54.

Sumber dari http://www.tempo.co