PT Best Profit Futures Surabaya

Toyota Kirim 200.000 Unit Lebih Avanza ke Luar Negeri

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Selain diproduksi untuk konsumsi masyarakat dalam negeri, Toyota juga mengekspor mobil MPV Avanza ke luar negeri. Total 220.040 unit Avanza sudah dikirim ke berbagai negara.

“Angka itu sejak dari awal 2004 sampai semester I-2014 kemarin,” ujar PR Manager PT Toyota-Astra Motor Rouli H Sijabat kepada wartawan di Semarang, Jawa Tengah.

Mobil MPV buatan Indonesia yang sering disebut-sebut sebagai mobil sejuta umat ini dikirim ke berbagai negara seperti Thailand, Brunei Darussalam, Meksiko, Srilangka, Zimbabwe, Malawi serta berbagai negara lainnya. (BEST PROFIT FUTURES)

Sejak dilahirkan 10-11 tahun yang lalu, Toyota kini memiliki 11 varian Avanza

baik bertransmisi manual dan otomatis dengan pilihan mesin beragam baik itu 1.300 cc maupun 1.500 cc.

“Di kota besar biasanya nyarinya yang otomatis, sementara di daerah masih banyak yang pakai manual.

Soalnya kalau Jakarta sudah macet, jadi lebih banyak yang pakai transmisi otomatis,” ujarnya.

 Minyak mentah diadakan kerugian mendekati US $ 50 per barel karena investor menimbang kemungkinan kesepakatan

untuk mengurangi pasokan setelah perusahaan minyak terbesar di Rusia mengatakan negara tersebut mampu meningkatkan output yang signifikan.(BEST PROFIT FUTURES)

Kontrak berjangka untuk bulan Desember turun 0,5 % di New York setelah merosot 2,3 % pada hari Kamis. Rusia memiliki kapasitas untuk menambahkan sebanyak 4 juta barel per hari jika ada permintaan,

kata Rosneft PJSC Chief Executive Officer Igor Sechin, kurang dari dua minggu setelah Presiden Vladimir Putin berjanji dukungannya

bagi upaya OPEC untuk membatasi output. Sementara dolar memperpanjang kenaikan

untuk hari kedua, membuat harga komoditas dalam mata uang AS lebih tinggi.(BEST PROFIT FUTURES)

Harga minyak berfluktuasi mendekati US $ 50 per barel di tengah ketidakpastian tentang apakah Organisasi Negara Pengekspor Minyak

akan dapat menerapkan kesepakatan untuk mengurangi output ketika mereka mengadakan pertemuan resmi pada bulan November.

Sebuah komite OPEC akan bertemu pada akhir bulan ini untuk mencoba dan menyelesaikan perbedaan atas berapa banyak

masing-masing anggota harus memompa produksinya. Nigeria mengatakan akan menurunkan harga setiap jenis minyak mentah yang dijual dalam upaya untuk meningkatkan pangsa pasarnya.

West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember berada di level $ 50,40 per barel di New York Mercantile Exchange,(BEST PROFIT FUTURES)

turun 23 sen, pada pukul 01:07 siang waktu Hong Kong. Kontrak tersebut jatuh $ 1,19 ke level $ 50,63 pada hari Kamis.

Total volume perdagangan sekitar 30 % di bawah 100-hari rata-rata.

Kontrak untuk November mendatang yang berakhir hari Kamis merosot 2,3 % ke level $ 50,43 per barel.

Brent untuk pengiriman Desember melemah 17 sen ke level $ 51,21 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Kontrak pada hari Kamis lebih rendah $ 1,29 ke level $ 51,38. Harga turun 1,5 % selama minggu ini. (BEST PROFIT FUTURES)

Minyak mentah acuan global yang diperdagangkan pada premium dari 81 sen menjadi WTI untuk bulan Desember

Sumber dari http://oto.detik.com