PT Best Profit Futures Surabaya

Tingkat Inflasi U.K. Meningkat Lebih dari Perkiraan

Best Profit
Best Profit Futures – Tingkat inflasi U.K. pada bulan Juni dipercepat lebih dari

perkiraan ekonom didorong oleh harga tiket perjalanan ke benua Eropa.

Best Profit Futures – Tingkat inflasi naik menjadi 0,5 % dari sebelumnya 0,3 % pada bulan Mei, menurut data dari Kantor Statistik Nasional di London, Selasa.

Para ekonom mengharapkan kenaikan sebesar 0,4 %, menurut estimasi rata-rata yang disurvei oleh Bloomberg. Inflasi inti, yang tidak termasuk volatile harga pangan dan energi, diperkuat menjadi 1,4 %.

Harga tiket melonjak 11 % pada Juni dari Mei, sebagian karena kejuaraan sepakbola Euro 2016 di Perancis, yang melihat turnamen kemajuan Inggris ke putaran kedua sebelum kalah dari Islandia.

ONS mengatakan meningkatnya biaya minyak juga membantu untuk “dorongan ke atas” pada indeks. (Best Profit Futures)

Dari bulan sebelumnya, indeks harga konsumen naik 0,2 % dibulan Juni. Berdasarkan ukuran lain, Indeks RPI, harga menguat 0,4 % pada bulan ini dan 1,6 % dari tahun sebelumnya.

Pembuat kebijakan Bank of England (BOE) secara mengejutkan pasar pekan lalu ketika mereka mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah,

bukan menunjukkan mereka mungkin bergerak pada bulan Agustus seiring mereka juga akan mempublikasikan pertumbuhan dan inflasi perkiraan baru.

Para pejabat BOE telah mengatakan penurunan tajam dalam pound akibat pemilihan suara Brexit dan juga menekan tingkat inflasi dalam jangka pendek,

meskipun mereka memiliki pandangan yang berbeda-beda pada jangka menengah.(Best Profit Futures)

Selain itu Sentimen Investor ZEW di Jerman Menurun Dampak dari Brexit

Kepercayaan investor di Jerman pada bulan Juli menurun terkait kekhawatiran bahwa keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa bisa melemahkan pemulihan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.(Best Profit Futures)

Pusat Penelitian Ekonomi Eropa ZEW di Mannheim mengatakan indeks investor dan ekspektasi analis, yang bertujuan untuk memprediksi perkembangan ekonomi dalam enam bulan ke depan,

turun menjadi minus 6,8 dari sebelumnya 19,2 pada bulan Juni.

Merupakan level terendah sejak November 2012. Ekonom dalam survei Bloomberg memprediksi penurunan ke angka 9.

Sementara hasil tak terduga dari referendum U.K. pada 23 Juni lalu mengirim gejolak terhadap pasar keuangan, janji dari bank sentral Eropa untuk menyediakan likuiditas jika diperlukan sejak pemulihan.

Namun, Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi telah memprediksi Brexit bisa melemahkan pertumbuhan kawasan euro sebanyak 0,5 persen poin selama tiga tahun ke depan,

menimbulkan spekulasi stimulus tambahan jika mungkin diperlukan sebelum akhir tahun.

Survei dilakukan di antara 220 analis dari tanggal 04-18 Juli.

Alat pengukur untuk kondisi saat ini turun menjadi 49,8 pada bulan Juli dari sebelumnya 54,5. Ukuran untuk harapan di kawasan euro jatuh ke angka minus 14,7 dari sebelumnya 20,2. (Best Profit Futures)

Sumber : Bloomberg