PT Best Profit Futures Surabaya

Teror Bom Surabaya, BKPM Yakinkan RI Tetap Aman ke Investor

PT Bestprofit
PT BESTPROFIT FUTURES Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) angkat bicara mengenai stigma yang menyebut bahwa ledakan bom beruntun di Surabaya,

Jawa Timur bisa membuat investasi terhambat karena stabilitas keamanan Indonesia dipertanyakan oleh para investor.

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengungkapkan, BKPM siap terjun membantu PT BESTPROFIT

maupun memfasilitasi persoalan yang dihadapi setiap perusahaan yang ingin merealisasikan investasinya di berbagai wilayah Indonesia. BESTPROFIT

“BKPM selalu membuka diri bagi investor yang mau melakukan konsultasi dan membahas rencana investasinya di Indonesia,” kata Azhar saat berbincang dengan CNBC Indonesia, Selasa (15/5/2018). BEST PROFIT

Azhar meyakini, tindakan sigap aparat keamanan nasional dalam menangani peristiwa tak bertanggung jawab tersebut bisa

sekaligus memberikan rasa aman bagi investor, untuk tetap melakukan dan melaksanakan kegiatan investasinya di Indonesia.

Langkah-langkah koordinasi, sambung dia, pun akan dilakukan dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk memastikan

proyek-proyek investasi yang telah direncanakan tahun ini bisa dilakukan sesuai rencana. Hal ini, diharapkan memberikan kepastian bagi investor.

“Kami sangat mengutuk keras tindak kekerasan yang terjadi di Surabaya. Semoga keadaan bisa pulih segera, dan masyarakat

tetap melakukan aktivitasnya dengan tentunya waspada terhadap keadaan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Langkah-langkah koordinasi, sambung dia, pun akan dilakukan dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk memastikan

proyek-proyek investasi yang telah direncanakan tahun ini bisa dilakukan sesuai rencana. Hal ini, diharapkan memberikan kepastian bagi investor.

“Kami sangat mengutuk keras tindak kekerasan yang terjadi di Surabaya. Semoga keadaan bisa pulih segera, dan masyarakat tetap melakukan aktivitasnya dengan tentunya waspada terhadap keadaan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Sumber : Detik