PT Best Profit Futures Surabaya

Terima Suap Rp 52 M, Eks Pejabat DJP Angin Prayitno Lapor Harta Rp 18,6 M | lt 11 Graha Bukopin

Mantan pejabat Ditjen Kemenkeu Angin Prayitno Aji, diperiksa KPK terkait kasus dugaan suap pengurusan pajak di Ditjen Pajak.

KPK menetapkan mantan pejabat Ditjen Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Angin Prayitno Aji sebagai tersangka kasus dugaan suap senilai sekitar Rp 52 miliar. Angin tercatat melaporkan harta senilai Rp 18,6 miliar.

Dilihat detikcom, Rabu (5/5/2021), total kekayaan itu merupakan data berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang tercatat di KPK. Total harta Angin berjumlah Rp 18.620.094.739. BEST PROFIT

Angin Prayitno memiliki 3 bidang tanah dan bangunan yang terletak di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Tiap bangunan memiliki luas lebih dari 500 meter, dengan total angka senilai Rp 14,9 miliar. PT BESTPROFIT FUTURES

Angin Prayitno juga tercatat memiliki tiga unit mobil yakni Volkswagen Golf, Honda Freed Minibus, dan Chevrolet Captiva Jeep. Total ketiga kendaraan itu bernilai Rp 364 juta. PT BESTPROFIT

Angin Prayitno juga melaporkan memiliki harta tak bergerak dan kas senilai Rp 3,3 miliar. Sehingga jika ditotal seluruh kekayaan Angin bernilai Rp Rp 18.620.094.739.  PT BESTPROFIT

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Angin Prayitno sebagai tersangka bersama lima orang lainnya yakni:

1. Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak tahun 2016-2019, Angin Prayitno Aji (APA)
2. Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada Direktorat Jenderal Pajak, Dadan Ramdani (DR)
3. Konsultan Pajak, Ryan Ahmad Ronas (RAR)
4. Konsultan Pajak, Aulia Imran Maghribi (AIM)
5. Kuasa Wajib Pajak, Veronika Lindawati (VL)
6. Konsultan Pajak, Agus Susetyo (AS)

Angin Prayitno diduga menerima total duit Rp 15 miliar dan SGD 3,5 juta (Rp 37 miliar). Berikut rinciannya:

1. Pada Januari-Februari 2018 dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp 15 miliar diserahkan oleh RAR dan AIM sebagai perwakilan PT GMP.
2. Pertengahan tahun 2018 sebesar SGD 500 ribu yang diserahkan oleh VL sebagai perwakilan PT BPI Tbk dari total komitmen sebesar Rp 25 miliar.
3. Kurun waktu bulan Juli-September 2019 sebesar total SGD 3 juta diserahkan oleh AS sebagai perwakilan PT JB.

sumber detik