PT Best Profit Futures Surabaya

Terbukti Stres Menyebabkan Sakit Kepala

Best Profit Futures – Stres menyebabkan sakit kepala atau migrain. Bahkan nyeri yang kita rasakan kemudian membuat kita menjadi lebih stres.

Penelitian oleh Mintel di Inggris menemukan, sebanyak 30,4 juta warga Inggris atau setiap tiga dari empat orang dewasa mengaku menderita sakit kepala atau migrain dalam enam bulan terakhir.

Dalam studi yang rilis menjelang Pertemuan Tahunan ke-66 American Academy of Neurology di Philadelphia,

peneliti menemukan ada hubungan jelas antara kehidupan yang stres membuat mereka sakit kepala. (Best Profit Futures)

“Migrain dan stres sangat terkait. Memang, kecemasan, kegembiraan dan segala bentuk ketegangan dan syok mungkin semua

menyebabkan serangan migrain,” kata Susan Haydon dari divisi layanan informasi pada lembaga amal The Migraine Trust. (Best Profit Futures)

Ia menambahkan, meskipun stres seringkali tidak dapat dihindari, tapi sangat penting mencoba mengurangi efek lainnya yang

bisa memicu stres, seperti makan teratur dan tidur cukup. Pada akhirnya migrain juga bisa dihindari.

Penelitian melibatkan 5.159 orang berusia 21-71 di dalam populasi umum. Mereka menjawab seputar tingkat stres dan

berapa kali mengalami sakit kepala setiap bulan. Tingkat stres kemudian diberi skor dengan skala 0-100. (Best Profit Futures)

Sebanyak 31% dari peserta mengaku memiliki nyeri kepala tipe tegang, 14% memiliki migrain, 11% memiliki migrain dengan nyeri kepala tipe tegang, dan 17% jenis sakit kepala yang tidak terklasifikasikan.

Mereka dengan nyeri kepala tipe tegang memiliki stres rata-rata berada pada skor 52 dari 100. Migrain karena stres memiliki skor tinggi yaitu 62 dari 100,

sementara migrain dan sakit kepala tegang kerena stres berada pada skor 59 dari 100.

Penulis studi Dr Sara Schramm dari Universitas Duisburg-Essen di Jerman, mengatakan, ini bagaikan lingkaran setan bagi banyak penderita.

Yaitu stres memicu sakit kepala dan sakit kepala kemudian membuat stres semakin buruk.

“Hasil ini menunjukkan ini adalah masalah bagi semua orang yang menderita sakit kepala dan menekankan pentingnya

pendekatan manajemen stres untuk orang dengan migrain,” katanya seperti melansir dailymail, Jumat (21/2/2014). (Best Profit Futures)

Sumber dari http://gayahidup.inilah.com