PT Best Profit Futures Surabaya

Terbantu Wall Street, Bursa Jepang Dibuka Naik

PT Bestprofit
PT BESTPROFIT FUTURES Bursa saham Jepang dibuka menguat pada perdagangan hari Jumat (29/6/2018), terbantu oleh rebound yang dicetak Wall Street dini hari tadi dan pelemahan yen.

Indeks utama Nikkei 225 bertambah 0,24% menjadi 22.323,01 di sesi awal perdagangan sementara indeks Topix naik tipis 0,02% ke posisi 1.727,38, AFP melaporkan. PT BESTPROFIT

Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) mencatatkan penguatan pada akhir perdagangan hari

Kamis setelah saham-saham bank dan teknologi berhasil ditutup naik. BESTPROFIT

Dow Jones Industrial Average naik 98,46 poin atau 0,41% menjadi 24.216,05, S&P 500 ditutup melompat 0,62%

ke posisi 2.716,31, dan Nasdaq Composite ditutup menguat 0,79% menjadi 7.503,68. BEST PROFIT

Sedangkan Berharap “Inarno Effect” Kembalikan Rp 680 Triliun Dana Bursa

Inarno Djajadi hari ini akan keluar dari Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan jabatan baru, yakni direktur utama BEI.

Namun, dia jelas tak bisa tersenyum berlama-lama, mengingat bursa yang lagi tak bersahabat menyambutnya.

Posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun signifikan pada Kamis sore (28/06/2018), sebesar -2,08% ke 5.667.

Padahal, biasanya indeks hanya bergerak di kisaran 1% setiap harinya, baik naik maupun turun.

Koreksi menembus level psikologis 5.700 itu melempar IHSG melewati rekor terendahnya pada 19 Mei 2017, ketika masih bertengger di 5.791.

Jika dihitung sejak tahun berjalan, kapitalisasi pasar (market cap) amblas Rp 680,11 triliun, atau nyaris 9,64%,

menjadi Rp 6.327,25 triliun.

Jika dihitung dari posisi terakhir sebelum libur panjang Lebaran (pada level 5.993), IHSG kehilangan 332 poin sebelum ditinggal pelaku pasar untuk berlibur.

Koreksi selama tujuh hari perdagangan tersebut setara dengan (nyaris) separuh koreksi sepanjang tahun berjalan yang mencapai 688 poin.

Nah, Inarno yang pernah berkiprah di PT Bank Uppindo, PT Aspac Upindo Sekuritas, PT Mitra Duta Sekuritas, PT Widari Securities,

PT Madani Securities, dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) itu jelas tidak ingin koreksi berdarah-darah terjadi besok, bersamaan dengan pelantikannya.

Apa kata dunia, jika IHSG hari ini memerah parah “memelonco” direktur utama baru?

Warna merah di sini tentunya

tidak bisa dimaknai hanya sebatas angka dan grafik yang menurun, karena secara simbolis dia merepresentasikan kerugian investor dan broker selaku stakeholder bursa.

Sumber : Detik