PT Best Profit Futures Surabaya

Tablet Jumbo Berukuran Sebesar Layar PC

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Produsen ponsel pintar asal China mengeluarkan tablet yang berdimensi besar.

Tablet bernama Haier S1-A600 diberikan ukuran layar sebesar 15,6 inci.

Rata- rata tablet pada umumnya dirancang di skala besaran 7 sampai 12 inci.

Selain ukuran layarnya yang lebar, Haier juga memiliki 1,920 x 1,080 yang dibalut dengan chasis dari bahan alumunium dan magnesium.

Spesifikasi lainnya meliputi prosesor quad-core berkecepatan 1.8GHz,

RAM 2GB serta penyimpanan internal 32GB. Sayang tablet ini berjalan pada sistem operasi Android 4.2 JellyBean.

Uniknya karena ukurannya yang besar hampir menyamai layar monitor PC, dibagian belakang tablet diberikan semacam kaki penopang (built-in kickstand). (BEST PROFIT FUTURES)

Gawai berkapasitas baterai 3000 mAh ini juga dilengkapi dengan pilihan konektivitas seperti WiFi dan Bluetooth. Bobotnya sekira 2,7 kg serta memiliki dimensi 400mm x 240mm x 15mm.

Perangkat pintar ini dapat dipesan pre-order melalui JD.com dengan harga sekira USD290 (Rp3 jutaan). Demikian seperti dikutip Phonesreview, Rabu (14/1/2015).

Minyak diperdagangkan mendekati level $ 50 per barel seiring data pemerintah AS menunjukkan stok minyak mentah turun untuk minggu kelima sehingga memangkas pemangkasan stok yang ada.

Minyak berjangka turun 0,3 persen di New York setelah naik 2,3 ‹‹persen hari Rabu untuk mendapatkan penutupan tertinggi dalam lebih dari tiga bulan.(BEST PROFIT FUTURES)

Stok minyak mentah turun di bawah 500 juta barel untuk pertama kalinya sejak Januari setelah stok turun 2,98 juta barel pekan lalu,

Administrasi Informasi Energi melaporkan. Survei Bloomberg memperkirakan kenaikan pada stok. Minyak akan terhenti di level $ 55 per

barel seiring kembali beroperasinya pengebor minyak serpih AS, menurut Goldman Sachs Group Inc.(BEST PROFIT FUTURES)

Minyak telah naik sekitar 11 persen sejak Organisasi Negara Pengekspor Minyak pekan lalu sepakat untuk memangkas produksi untuk pertama kalinya dalam delapan tahun.

OPEC, yang memompa keluaran pada level rekor bulan September, akan memutuskan kuota pembatasan pada pertemuan resmi kelompok ini di Wina pada 30 November mendatang.

Semntara itu, badai Hurricane Matthew semakin menguat dan saat ini mendekati pantai Timur AS.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November di level $ 49,69 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 14 sen, pada pukul 08:01 pagi waktu Hong Kong.

Kontrak naik $ 1.14 ke level $ 49,83 pada hari Rabu, yang merupakan penutupan tertinggi sejak 29 Juni,

total volume yang diperdagangkan yakni sekitar 76 persen di bawah rata-rata 100-hari. Harga naik 7,9 persen bulan lalu.

Brent untuk pengiriman Desember kehilangan 14 sen ke level $ 51,72 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak tersebut naik 2 persen ke level $ 51,86 pada hari Rabu. Indeks acuan global ini diperdagangkan pada $ 1,46 premium untuk untuk bulan Desember WTI.

Sumber dari http://techno.okezone.com