PT Best Profit Futures Surabaya

Strategi Oksigen Industri untuk Medis Sebab Corona Bikin Krisis | lt 11 Graha Bukopin

Perusahaan penyedia oksigen, PT Samator Gas Industri Surakarta, kewalahan menghadapi tingginya permintaan oksigen.

Jakarta – Banyak orang yang terjangkit COVID-19 sangat membutuhkan oksigen untuk menghindarkan diri dari kematian. Sayangnya ketersediaan oksigen semakin sulit didapat. Krisis oksigen terjadi. Koordinator PPKM Darurat Luhut Pandjaitan membuat kebijakan untuk mengatasi masalah ini. BEST PROFIT

Sebelumnya, pada Kamis (1/7) pekan lalu, Luhut yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi itu memerintahkan pasokan oksigen dialokasikan lebih banyak untuk kebutuhan kesehatan. Sisanya, sedikit saja, boleh untuk kebutuhan industri. PT BESTPROFIT FUTURES

“Terkait ketersediaan oksigen kami meminta kemenperin, semua produsen oksigen berikan 90% produksinya untuk kebutuhan medis. Termasuk suplai obat-obatan,” ujar Luhut. saat jumpa pers mengenai PPKM Darurat, Kais (1/7) pekan lalu. PT BESTPROFIT

Masalah ketersediaan oksigen yang bikin megap-megap belum teratasi. Luhut kemudian menaikkan alokasi oksigen untuk medis dari yang semula 90% kini 100 %. BESTPROFIT

“Sekarang kita butuh data yang detail. Kita bikin konversi oksigen industri semua full ke oksigen farmasi. Kekurangan kita ini bisa nanti terpenuhi, jika oksigen industri itu semua kita fokus ke oksigen farmasi,” tegas Luhut dalam keterangannya, Senin (5/7) kemarin.

Kemenperin menyatakan para produsen gas oksigen sudah 100% diwajibkan untuk menggeser produksi oksigennya ke oksigen medis.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menyatakan hal serupa. Oksigen yang biasanya dipakai untuk kebutuhan industri kini dialihkan dulu untuk menyelamatkan nyawa manusia.

Kalau kurang, impor

Luhut memastikan saat ini semua kebutuhan oksigen di rumah sakit saat ini telah teratasi. Luhut menegaskan masyarakat tak perlu khawatir, kalau memang stok oksigen dalam negeri kurang opsi impor gas oksigen sedang dipertimbangkan.

“Memang oksigen, beberapa tempat kurang ini kita atasi. Bahkan ada malah kita opsi mengimpor dan sekarang on going,” ungkap Luhut.

Di sisi lain, Menteri Kesehatan Budi Gunadi menyatakan pihaknya sudah membuat satuan tugas untuk mengurus masalah keseimbangan pasokan dan kebutuhan oksigen bagi rumah sakit. Dia juga menyatakan opsi impor oksigen bisa dipertimbangkan oleh Kementerian Perindustrian bila stok dalam negeri kurang.

“Arahan pak menko soal oksigen kita identifikasi kebutuhan oksigen kita buat satgas oksigen kita gerakkan satgas sesuaikan supply demand dengan pasokan dan kebutuhan rumah sakit, dan transportasi logistiknya dari produsen yang ada,” ungkap Budi Gunadi dalam kesempatan yang sama.

Jadi sorotan internasional

Kebutuhan akan gas yang sangat penting bagi kelangsungan hidup tersebut menjadi sorotan media internasional. Media terkemuka Associated Press mengulasnya dalam berita berjudul ‘Indonesia seeks more oxygen for COVID-19 sick amid shortage’.

“Beberapa wilayah Indonesia kekurangan pasokan oksigen karena jumlah pasien COVID-19 yang sakit kritis yang membutuhkannya meningkat, kata pemimpin tanggap pandemi negara itu pada Senin (5/7) setelah puluhan orang sakit meninggal di rumah sakit umum yang kehabisan pasokan utama,” demikian kalimat pembuka artikel Associated Press.

Media terkemuka lainnya, Reuters membahas situasi kekurangan pasokan oksigen di Indonesia dalam artikelnya yang berjudul ‘Indonesia ramps up oxygen output after dozens die amid scarcity’.

“Indonesia telah memerintahkan produsen oksigen untuk memprioritaskan kebutuhan medis di tengah meningkatnya permintaan dari pasien-pasien COVID-19, kata pemerintah pada Minggu (4/7), menyusul lebih dari 60 kematian di sebuah rumah sakit di mana pasokan gas penyelamat hampir habis,” demikian ulasan Reuters dalam artikelnya.

sumber detik