PT Best Profit Futures Surabaya

Spekulasi The Fed Lemahkan Yuan, Saham China Turun Tajam Dalam 3 Pekan

Best Profit

Saham China Turun Tajam Dalam 3 Pekan

Best Profit Futures – Saham China menurun secara tajam dalam tiga pekan terakhir ini, dengan perusahaan industri memimpin penurunan,

di tengah kekhawatiran meningkatnya peluang AS akan menaikan suku bunganya sehingga dapat berdampak melemahkan yuan.

Indeks Shanghai Composite turun 0,6% pada 11:30 sesi istirahat. Indeks Hang Seng China Enterprises yang merupakan perusahaan China daratan di Hong Kong turun sebanyak 0,9%.

Yuan jatuh ke level terendanyah sejak 8 Agustus lalu.(Best Profit Futures)

Sedangkan Saham Asia Turun Ditengah Spekukasi Kenaikan Suku Bunga AS

Saham Asia jatuh diikuti minyak mentah berjangka karena investor mengkaji prospek untuk suku bunga yang lebih tinggi di AS, sementara saham di Jepang naik pada spekulasi untuk berlanjutnya stimulus.(Best Profit Futures)

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1% menjadi 139 pada 09:07 pagi di Tokyo.

Jepang Topix naik 0,4% karena yen melemah setelah Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan ada “cukup kesempatan” untuk pelonggaran lebih pada bulan September.

Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga 2016 masih dalam kajian, bergema komentar hawkish dari Presiden Fed New York William Dudley pekan lalu,

menjelang pidato Janet Yellen pada akhir pekan ini di Jackson Hole, Wyoming.(Best Profit Futures)

Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,3%. Indeks S&P / ASX 200 Australia turun 0,%1. Indeks S&P / NZX 50 Selandia Baru naik 0,3%.

Pasar saham China dan Hong Kong belum memulai tradingnya.

Indeks Berjangka China A50 naik 0,1% dalam perdagangan terbarunya, seperti yang dilakukan kontrak pada indeks Hang Seng.

Saham-saham Hong Kong jatuh hari Jumat, memangkas kenaikan mingguan ketiganya. Indeks Shanghai Composite naik 0,1% pada hari Jumat.

Sedangkan Saham Jepang Naik Pada Pelemahan Yen Terkait Spekulasi Kenaikan Suku Bunga AS

Saham Tokyo naik karena yen melemah setelah spekulasi berlanjutanya pengetatan Federal Reserve memperkuat dolar

sementara ketua bank sentral Jepang mengatakan ia melihat kemungkinan stimulus diperluas sesegera mungkin pada bulan depan.

Indeks Topix naik 0,4% menjadi 1,301.01 pada 09:06 pagi di Tokyo sementara Nikkei 225 Stock Average naik 0,3%.

Yen tergelincir 0,3% menjadi 100,54 terhadap greenback setelah Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga 2016 masih dalam kajian.

Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda mengatakan dalam sebuah wawancara yang dirilis Sabtu di surat kabar Sankei bahwa ada “cukup kesempatan”

bank akan menambah pelonggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam pertemuan kebijakan bulan September mendatang.(Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg