PT Best Profit Futures Surabaya

Spekulasi Fed Fund Rate Dorong Harga Emas

Best Profit Futures, JAKARTA— Harga emas menguat di pasar komoditas Amerika Serikat terdorong spekulasi laju penaikan Fed Fund Rate yang lebih landai.

Kontrak komoditas emas diperdagangkan menguat 0,63% atau 6,8 poin ke ke US$1.093,90/ ounce pada pk. 06.23 WIB, Kamis (14/1/2016).

Pada Rabu, emas ditutup menguat 1,9 poin atau 0,18% ke US$1.087,1 per ounce.

Emas diperdagangkan menguat bersama perak setelah beberapa pejabat The Fed memberikan sinyal Fed Fund Rate bisa dinaikkan dengan lebih perlahan dari rencana sebelumnya.

Harga perak melonjak 2,95% ke US$14,156/troy ounce di Comex. (Best Profit Futures)

Tingkat suku bunga berpengaruh pada minat investor atas emas dan perak sebagai aset aman karena mendorong return investasi di pasar obligasi dan saham.

Presiden The Fed Boston, Eric Rosengren, mengatakan rencana awal laju penaikan suku bunga AS kini terhadang potensi ekonomi AS yang tumbuh lebih lambat dari proyeksi.

Survei The Fed yang menyatakan kenaikan penyerapan tenaga kerja

di Negeri Paman Sam tidak diiringi oleh tekanan kenaikan upah maupun percepatan laju inflasi. Charles Evans,

Presiden Chicago Fed, mengatakan mendukung laju kenaikan Fed Fund Rate yang lebih landai. (Best Profit Futures)

 Jumlah izin bangunan rumah Australia jatuh pada bulan Agustus dari bulan Juli.

Izin untuk membangun atau merenovasi rumah dan apartemen turun 1,8% dari bulan Juli, dan naik 10,1% dari tahun sebelumnya, Biro Statistik Australia mengatakan Selasa. (Best Profit Futures)

Pada bulan Juli izin naik 12% untuk bulanan.

Izin untuk membangun rumah turun 1,3% pada bulan Agustus, sedangkan izin untuk apartemen dan tempat tinggal lainnya turun 3,6% dibandingkan dengan periode yang sama.

Australia berada di tengah-tengah ;booming™ konstruksi perumahan, yang membantu untuk mendukung pertumbuhan PDB yang kuat.

Rekor suku bunga rendah dan jatuhnya angka pengangguran mendasari permintaan pembangunan.

Laju pembangunan perumahan telah meningkatkan pasokan dalam waktu-waktu sekarang sehingga membantu meredakan kekhawatiran

di Reserve Bank of Australia tentang harga rumah, yang naik lebih dari 40% sejak 2012. (Best Profit Futures)

Sumber : market.bisnis.com