PT Best Profit Futures Surabaya

Spekulasi Bahwa Fed Rate Akan Tetap Rendah Angkat Bursa Asia

Best Profit
Best Profit Futures – Bursa saham Asia termasuk Jepang menguat setelah data yang lemah pada layanan industri AS mendorong

spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga rendah lebih lama. Saham-saham Tokyo turun karena yen menguat.

Indeks MSCI Asia Pacific Tidak termasuk Indeks Jepang naik 0,4 persen menjadi 458,02 pada pukul 09:13 pagi di Tokyo. Saham-saham AS menguat,

dengan indeks Nasdaq Composite naik menuju rekor, karena peluang bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan

bulan ini turun menjadi 24 persen dari 32 pada minggu lalu, setelah sebuah laporan menunjukkan indeks layanan utama jatuh ke posisi terendah enam tahun.

Prospek suku bunga AS tetap lebih rendah untuk waktu yang lebih lama membebani dolar terhadap yen, dan indeks Topix Jepang merosot 0,8 persen. (Best Profit Futures)

Indeks non-manufaktur Institute for Supply Management merosot ke 51,4, terendah sejak Februari 2010,

memunculkan pertanyaan tentang kekuatan ekonomi AS menjelang pertemuan The Fed akhir bulan ini.

Laporan ini adalah yang terbaru dalam serangkaian data lemah yang tak terduga untuk bulan Agustus,

termasuk kontraksi di bidang manufaktur dan perlambatan dalam perekrutan pekerja.(Best Profit Futures)

Sedangkan Eksportir Memimpin Penurunan Bursa Jepang Karena Penguatan Yen

Bursa saham Asia termasuk Jepang menguat setelah data yang lemah pada layanan industri AS mendorong spekulasi bahwa

Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga rendah lebih lama. Saham-saham Tokyo turun karena yen menguat.

Indeks MSCI Asia Pacific Tidak termasuk Indeks Jepang naik 0,4 persen menjadi 458,02 pada pukul 09:13 pagi di Tokyo. Saham-saham AS menguat,

dengan indeks Nasdaq Composite naik menuju rekor, karena peluang bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan ini turun menjadi 24 persen dari 32 pada minggu lalu,

setelah sebuah laporan menunjukkan indeks layanan utama jatuh ke posisi terendah enam tahun. Prospek suku bunga AS tetap lebih rendah untuk waktu yang lebih lama membebani dolar terhadap yen,

dan indeks Topix Jepang merosot 0,8 persen.

Indeks non-manufaktur Institute for Supply Management merosot ke 51,4, terendah sejak Februari 2010,

memunculkan pertanyaan tentang kekuatan ekonomi AS menjelang pertemuan The Fed akhir bulan ini. Laporan ini adalah yang terbaru dalam serangkaian data lemah yang tak terduga untuk bulan Agustus,

termasuk kontraksi di bidang manufaktur dan perlambatan dalam perekrutan pekerja.(Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg