PT Best Profit Futures Surabaya

Solusi Praktis Atasi Masalah Keuangan

BEST PROFIT
BEST PROFIT Masalah keuangan yang umum terjadi bukan karena pendapatan yang kurang atau kecil, tapi lebih karena kemampuan mengelola keuangan, seperti cashflow yang berantakan sehingga masalah keuangan yang terjadi adalah lebih besar pengeluaran daripada pemasukan yang Anda dapatkan.

Terdengar sederhana, tapi karena hal ini bisa menjadi salah satu alasan pertengkaran di dalam keluarga lho. Sehingga yang paling cepat terlintas di benak kita ketika menghadapi masalah seperti di atas adalah dengan mencari uang lebih atau tambahan untuk mengatasinya.

Apakah cara demikian bisa berhasil? Belum tentu, karena stabilitas keuangan tidak akan tercapai hanya dengan pemasukan lebih banyak. Yang diperlukan adalah diri sendiri yang memiliki sikap disiplin dan komitmen akan keuangan. PT BESTPROFIT FUTURES

Bagi kita yang masih fokus terhadap jumlah pendapatan dibandingkan jumlah pengeluaran, seharusnya mulai sadar bahwa tidak akan pernah ada pemasukan yang cukup tinggi untuk memenuhi semua hal yang kita inginkan.

Inilah sifat alami manusia dimana saat merasa bahwa kita memiliki uang lebih banyak, biasanya kita juga akan mengeluarkan uang lebih banyak. Maka kita jangan terlalu fokus pada pendapatan saja, tapi juga pada pengeluaran. PT BESTPROFIT

Tentu setiap orang memiliki pandangan dan permasalahan mengenai keuangan tersendiri atau berbeda-beda sehingga tidak bisa disamakan. Namun kita ambil beberapa contoh masalah keuangan yang umum terjadi disertai solusi yang teman-teman bisa aplikasikan.

Cashflow yang berantakan

Dalam keuangan seseorang atau keluarga hingga sebesar perusahaan, cashflow merupakan jantungnya. Sumber kehidupan ada di cashflow ini, hingga ada yang menyebutnya dengan ‘yang penting dapur ngebul’. BEST PROFIT

Maka bila cashflow anda berantakan, tentu sangat mengganggu kehidupan anda kan. Maka solusi sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengetahui permasalahannya dimana adalah dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran anda.

Pemasukan tentu mudah, dari gaji atau penghasilan lainnya. Nah pengeluaran harus anda catat dengan lengkap juga ya. Tujuannya untuk mengetahui seberapa besar pemasukan dan pengeluaran Anda sehingga bisa mengetahui dengan detail kemana uang anda pergi.

Sehingga pertanyaan-pertanyaan yang kerap kali muncul “uang gw ke mana ya, kok udah habis saja?” dan sebagainya bisa anda jawab sendiri dengan memiliki catatan tersebut.

Jika Anda sudah mencatat secara rutin, maka anda akan tahu ke mana uang Anda pergi selama ini. Dan tentunya anda dapat melihat apakah pengeluaran tersebut penting atau tidak, besar atau kecil nominalnya sehingga Anda dapat mulai melakukan pengelompokan dari pengeluaran anda.

Mana yang kategorinya wajib, butuh dan ingin. Kategori wajib adalah yang memiliki denda bila anda tidak bayar, misal listrik, telepon pasca bayar. Kategori butuh adalah yang memang anda butuhkan setiap bulannya, misalnya kebutuhan mandi, sayur dan lainnya.

Kategori ingin adalah yang anda beli karena rasa ingin anda, misal merokok 1 bungkus per hari, ke coffee shop 3x sehari, dan lainnya.

Setelah anda mengetahui dan membagi kedalam beberapa kelompok tadi, maka saatnya anda masuk langkah selanjutnya yaitu membuat anggaran. Inilah langkah penting selanjutnya agar cashflow anda tetap dalam batas yang aman yaitu membuat anggaran.

Seperti halnya bila pergi berlibur, bila tidak memiliki anggaran yang ketat, pasti akan melebihi dari anggaran yang sudah dibuat. Maka untuk kehidupan dalam sebulanpun harus kita buat anggaran yang jelas, agar tidak melebihi batas aman.

Coba anda tanyakan ke diri sendiri, berapa banyak uang yang anda habiskan per harinya dari senin hingga jumat? Berapa anda habiskan bersama keluarga saat hari sabtu dan minggu? Bila anda terdiam dan berpikir karena belum tahu angkanya, berarti anda belum memiliki anggaran.

Sumber : Detik