PT Best Profit Futures Surabaya

Solidaritas Untuk Inggris, Trump Pertimbangkan Usir Diplomat Rusia

PT Bestprofit
PT BESTPROFIT FUTURES Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan mengusir sejumlah diplomat Rusia di wilayahnya. Langkah ini disebut sebagai aksi solidaritas terhadap Inggris terkait kasus diracunnya eks mata-mata Rusia, Sergei Skripal, dan putrinya.

Seperti dilansir Reuters, Senin (26/3/2018), posisi Trump yang sedang mempertimbangkan pengusiran diplomat Rusia itu dilontarkan seorang sumber yang memahami situasi ini. Menurut sumber itu, pengumuman pemerintah AS paling cepat akan disampaikan pada Senin (26/3) waktu setempat. PT BESTPROFIT

Disebutkan sumber ini, langkah dari Trump ini akan menjadi satu kesatuan dengan respons Eropa terhadap serangan gas beracun di Inggris. Skripal (66) dan putrinya, Yulia (33), diracun dengan gas saraf jenis Novichok yang dikembangkan era Uni Soviet tahun 1970-an hingga 1980-an. BESTPROFIT

Pekan lalu, negara-negara anggota Uni Eropa telah sepakat untuk mengambil langkah tambahan bersifat hukuman terhadap Rusia terkait insiden itu. BEST PROFIT

Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Gedung Putih, Raj Shah, menyatakan bahwa pemerintah AS memang sedang mempertimbangkan respons resmi untuk Rusia terkait kasus Skripal. Namun Raj Shah tidak menjelaskan secara rinci soal respons yang akan diberikan AS.

“Amerika Serikat berdiri teguh bersama Inggris dalam mengecam aksi kasar Rusia. Presiden (Trump-red) selalu mempertimbangkan opsi-opsi untuk meminta Rusia bertanggung jawab dalam menanggapi aktivitas-aktivitas buruknya,” tegas Raj Shah.

“Kami belum memiliki pengumuman untuk saat ini,” imbuhnya.

Otoritas Rusia telah berulang kali menyangkal tudingan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas serangan gas saraf kepada Skripal dan putrinya. Rusia juga telah membalas tindakan keras Inggris yang mengusir 23 diplomatnya, dengan mengusir diplomat Inggris dengan jumlah yang sama.

Dalam pernyataan beberapa waktu lalu, AS bergabung bersama Inggris dalam menyalahkan Rusia atas serangan terhadap Skripal dan putrinya itu.

Sumber : Detik