PT Best Profit Futures Surabaya

Smartphone Tiga SIM Card Seharga Rp1,4 Jutaan

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Smartphone dual SIM nampak sudah semakin biasa dan menjamur di pasaran. Namun handset dengan triple SIM masih menjadi hal yang tidak lazim seperti pada smartphone bernama Explay Tornado.
Smartphone tersebut memiliki tiga slot kartu SIM dan berjalan pada sistem operasi Android KitKat. Menariknya, perangkat itu dibanderol terjangkau sekira USD120 (BEST PROFIT FUTURES).

Handset ini menjadi perangkat kelas menengah atau mid-range. Kekuatan prosesornya ditenagai oleh quad core 1,3GHz dan RAM 512MB. Telefon pintar ini juga memiliki dukungan penyimpanan internal 4GB.
Explay Tornado tampil dengan desain 4,5 inci dengan resolusi 854 x 480 dan dilengkapi dengan kamera belakang 8MP. Selain dukungan 3 SIM, konektivitas lainnya meliputi Bluetooth 4.0, WiFi, dan port micro USB.

Sementara baterai memiliki daya sebesar 1.500 mAh. Perangkat ini baru tersedia di Rusia dengan varian warna merah, biru, hijau, hitam dan putih. Demikian dikutip Phonesreview, Jumat (24/10/2014).

 (BEST PROFIT FUTURES).

Minyak mentah diadakan kerugian mendekati US $ 50 per barel karena investor menimbang kemungkinan kesepakatan untuk mengurangi pasokan setelah perusahaan minyak terbesar di Rusia mengatakan negara tersebut mampu meningkatkan output yang signifikan.

Kontrak berjangka untuk bulan Desember turun 0,5 % di New York setelah merosot 2,3 % pada hari Kamis. Rusia memiliki kapasitas untuk menambahkan sebanyak 4 juta barel per hari jika ada permintaan, kata Rosneft PJSC Chief Executive Officer Igor Sechin, kurang dari dua minggu setelah Presiden Vladimir Putin berjanji dukungannya bagi upaya OPEC untuk membatasi output. Sementara dolar memperpanjang kenaikan untuk hari kedua, membuat harga komoditas dalam mata uang AS lebih tinggi.

Harga minyak berfluktuasi mendekati US $ 50 per barel di tengah ketidakpastian tentang apakah Organisasi Negara Pengekspor Minyak akan dapat menerapkan kesepakatan untuk mengurangi output ketika mereka mengadakan pertemuan resmi pada bulan November. Sebuah komite OPEC akan bertemu pada akhir bulan ini untuk mencoba dan menyelesaikan perbedaan atas berapa banyak masing-masing anggota harus memompa produksinya. Nigeria mengatakan akan menurunkan harga setiap jenis minyak mentah yang dijual dalam upaya untuk meningkatkan pangsa pasarnya.(BEST PROFIT FUTURES).

West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember berada di level $ 50,40 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 23 sen, pada pukul 01:07 siang waktu Hong Kong. Kontrak tersebut jatuh $ 1,19 ke level $ 50,63 pada hari Kamis. Total volume perdagangan sekitar 30 % di bawah 100-hari rata-rata. Kontrak untuk November mendatang yang berakhir hari Kamis merosot 2,3 % ke level $ 50,43 per barel.

Brent untuk pengiriman Desember melemah 17 sen ke level $ 51,21 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak pada hari Kamis lebih rendah $ 1,29 ke level $ 51,38. Harga turun 1,5 % selama minggu ini. Minyak mentah acuan global yang diperdagangkan pada premium dari 81 sen menjadi WTI untuk bulan Desember(BEST PROFIT FUTURES).

Sumber dari http://techno.okezone.com