PT Best Profit Futures Surabaya

Sempat naik dalam dua sesi, minyak berjangka ditutup melemah

Best Profit
Best Profit Futures – Minyak berjangka menetap dilevel yang lebih rendah pada hari Senin,

dengan aliran minyak melalui pelabuhan penting dilaporkan terganggu menyusul upaya kudeta gagal di Turki.

Best Profit Futures –Pedagang juga telah khawatir tentang perlambatan penurunan produksi minyak mentah dan meningkatnya jumlah rig pengeboran minyak aktif di AS

Agustus mentah WTI turun 71 sen, atau 1,6%, untuk menetap di level $ 45,24 per barel di New York Mercantile Exchange.

Jumat lalu, harga minyak mendapat dorongan ke atas dari data ekonomi Cina yang menunjukkan produk domestik bruto kuartal

kedua China tumbuh 6,7% dan lebih tinggi dari apa yang diharapkan analis.

Kekhawatiran bahwa kudeta militer di Turki bisa menghambat aliran minyak yang melewati selat Turki, yang merupakan rute pengiriman dan perdagangan krusial,

juga membantu mendorong harga naik pada perdagangan elektronik Jumat lalu sampai akhir pekan.

Namun, harga turun disaat munculnya informasi mengenai pelabuhan Turki yang tetap beroperasi secara normal. (Best Profit Futures)

Selain itu Emas ditutup naik tipis di tengah merebaknya ketidakpastian di pasar

Emas berjangka menetap di level yang sedikit lebih tinggi pada hari Senin, mengambil kembali sebagian dari penurunan yang dialami pekan lalu,

dengan investor menunjukkan sikap yang hati-hati pasca kudeta gagal akhir pekan lalu di Turki.

Harga mengalami kerugian sebesar 2,3% pekan lalu, menjadi penurunan pertama mingguan logam kuning ini dalam hampir dua bulan seiring melambungnya saham AS

saham AS ke level rekor tertinggi dan keputusan Bank of England

mempertahankan kebijakan moneter tidak berubah untuk saat ini. Pemotongan suku bunga memikat investor ke pasar yang lebih berisiko, menjauh dari aset nonyielding seperti emas.(Best Profit Futures)

emas Agustus menguat di $ 1,90, atau 0,1%, untuk menetap di level $ 1,329.30 per ounce setelah menyentuh level rendah sebelumnya di level $1,323.50.

Harga jatuh minggu lalu namun selama enam minggu sebelumnya,

logam ini telah menetap lebih tinggi setiap minggunya dan secara kumulatif meraih kenaikan hampir 12%.

ICE U.S. dollar index berayun di antara kerugian dan keuntungan kecil versus rival mata uang lainnya sehingga menawarkan sedikit petunjuk arah untuk emas.

Greenback dan logam kuning biasanya bergerak terbalik meskipun hubungan tersebut berbeda di sesi perdagangan terakhir.

Sementara itu, perbedaan suku bunga yang dapat mendorong mata uang dan perdagangan logam ke level yang lebih tinggi

kemungkinan akan kembali menjadi fokus minggu ini.

Bank Sentral Eropa direncanakan akan mengadakan pertemuan Kamis nanti.(Best Profit Futures)

Sumber: MarketWatch