PT Best Profit Futures Surabaya

Semen Indonesia Pilih Bos Baru Hari Ini

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) siang nanti.

Agendanya adalah perombakan jajaran direksi.

Perusahaan pelat merah itu akan memilih direktur utama (dirut) baru.

Posisi dirut Semen Indonesia saat ini kosong setelah ditinggal Dwi Soetjipto yang ditugaskan pemerintah memimpin PT Pertamina (BEST PROFIT FUTURES).

Dari undangan liputan yang diterima detikFinance, RUPSLB akan digelar di Raflesia Grand Ballroom,Balai Kartini-Jakarta pada pukul 13.00 WIB.

“Agenda perubahan pengurus perseroan,”

kata Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Agung Wiharto, Jumat (23/1/2015).

Direktur Produksi dan Litbang Semen Indonesia, Suparni, sebelumnya ditunjuk untuk menjadi (BEST PROFIT FUTURES).

Dolar mempertahankan posisi di dekat level dua minggu

tertinggi setelah data dan komentar minggu ini dari pejabat Federal Reserve

menghidupkan kembali spekulasi kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini.

Greenback meraih kenaikan tertinggi terhadap mata uang utama sejak 16 September pada hari Selasa setelah Fed Bank of Presiden Richmond Jeffrey

Lacker mendesak bank sentral untuk mengetatkan kebijakan untuk membendung kemungkinan gejolak inflasi. Hal itu diikuti oleh pernyataan

Senin oleh Presiden Fed Bank of Cleveland Loretta Mester bahwa ekonomi sudah matang untuk kenaikan suku bunga dan laporan yang menunjukkan manufaktur

AS berekspansi pada bulan September. Data pekerjaan yang dirilis akhir pekan ini diperkirakan akan menunjukkan kenaikan dalam laju perekrutan. (BEST PROFIT FUTURES).

Bloomberg Dollar Spot Index, yang mengukur mata uang terhadap 10 mata uang utama,

sedikit berubah pada pukul 10:03 di Tokyo,

setelah naik 0,6 persen pada Selasa, di saat menyentuh level tertinggi sejak 21 September Greenback melemah 0,2 persen ke level ¥ 102,74,

setelah naik selama enam hari berturut-turut sampai Selasa yang merupakan kenaikan beruntun terpanjang sejak Agustus.

Bloomberg Dollar Spot Index, yang mengukur mata uang terhadap 10 mata uang utama,

sedikit berubah pada pukul 10:03 di Tokyo,

setelah naik 0,6 persen pada Selasa, di saat menyentuh level tertinggi sejak 21 September Greenback melemah 0,2 persen ke level ¥ 102,74,

setelah naik selama enam hari berturut-turut sampai Selasa yang merupakan kenaikan beruntun terpanjang sejak Agustus.

Sumber dari http://finance.detik.com