PT Best Profit Futures Surabaya

Sanksi Tegas untuk Industri Rokok Jika Nekat Tak Pasang Gambar Seram

Best Profit Futures – Peraturan Pemerintah (PP) 109 tahun 2012 mengatur tentang pemasangan peringatan bergambar di bungkus. PP tersebut akan mulai efektif 5 hari lagi yaitu tanggal 24 Juni 2014. Lalu bagaimana jika ada industri rokok yang tak patuh peraturan?

Dalam konferensi pers terkait pemasangan peringatan bergambar di bungkus rokok yang dilaksanakan di Gedung Kementerian Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, (19/6/2014), Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan bahwa industri rokok yang tak patuh berarti tidak memikirkan kesehatan rakyat. Ia pun menyamakan mereka dengan penjahat.

“Kan sudah ada di Undang-undang sejak tahun 2009, ditambah lagi di PP tahun 2012, kalau masih mbandel itu berarti betul-betul penjahat, tidak peduli kepada kesehatan rakyat,” tutur Menkes berapi-api.

Menurutnya dengan adanya UU no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan serta PP 109 tahun 2012 tentang pertembakauan seharusnya industri rokok mempunya cukup waktu untuk memahami dan menjalankan peraturan tersebut. Sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak memasang peringatan bergambar.

Terlebih lagi menurut Menkes, industri rokok yang tak memasang peringatan bergambar sudah pasti tidak memikirkan kesehatan rakyat serta tidak punya kemauan melindungi rakyat, padahal rakyat perokoklah yang membayar cukai dan memberikan keuntungan besar bagi mereka.

Tentunya jika tak diindahkan, pemerintah melalui BPOM memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi sesuai dengan apa yang tertulis di PP 109. Plt Sekretaris Utama BPOM, Tengku Bahdar Johan Hamid, mengatakan sanksi tersebut ada dua macam.

“Sesuai PP, sanksinya adalah penjara 5 tahun serta denda maksimal Rp 500 juta,” ungkap Bahdar.

  (Best Profit Futures)

Saham-saham Hong Kong merosot seiring investor menilai hasil dalam pemilihan presiden AS,

dengan Republik Donald Trump unggul tipis di Florida. Yuan di luar Cina diperdagangkan mendekati rekor terendah.

Indeks Hang Seng turun 1,3 persen pada pukul 10:11 pagi waktu setempat, setelah turun sebanyak 2,2 persen.

Omset berada 49 persen lebih tinggi dari rata-rata 30-hari untuk kali ini di hari ini. AIA Group Ltd dan

Cheung Kong Property Holdings Ltd merosot lebih dari 3 persen. Shanghai Composite Index turun

0,3 persen setelah data menunjukkan inflasi factory-gate China naik sementara kenaikan harga konsumen berakselerasi.

Yuan diperdagangkan di Hong Kong turun sebanyak 0,09 persen ke level 6,8040 dolar,

yang merupakan tingkat terendah dalam data yang dikompilasi Bloomberg kembali pada tahun 2010.

Mata uang ini terakhir diperdagangkan 0,1 persen lebih kuat di level 6,7906 per dolar,

sementara untuk dalam Cina mata uang in naik 0,06 persen ke level 6,7800. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://health.detik.com