PT Best Profit Futures Surabaya

Saksi Ahli Prabowo-Hatta Serang KPU Soal DPKTb dan DPT

Best Profit Futures – Dua saksi ahli kubu Prabowo-Hatta yakni Margarito Kamis dan A Rasyid Saleh menyerang KPU terkait DPKTb dan DPT.

Menurut ahli hukum tata negara dan sosiolog itu, KPU telah lalai dan DPKTb inkonstitusional.

“Bagaimana ada DPKTb memilih setelah DPT, ini jelas bertentangan dengan UU secara materil. DPKTb inkonstitusional,”

ujar Margarito dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2014 di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2014). (Best Profit Futures)

Margarito menganggap putusan MK terkait DPT beberapa tahun lalu hanya relevan untuk Pilpres 2009. Putusan itu bagi Margarito tidak relevan untuk Pilpres tahun ini.

“Saya berpendapat ini soal konstitusional, karena itu saya ingin menyatakan hal itu berlaku hanya untuk itu, tidak bisa untuk Pilpres ini,” ujar Margarito. (Best Profit Futures)

Sementara itu, Rasyid ‎mempertanyakan proses pemutakhiran DPT dan DPS oleh KPU sebelum dimulainya Pemilu 2014. Menurutnya, data kependudukan di Indonesia mulai tertib melalui UU Kependudukan yang baru muncul setelah 60 tahun sejak merdeka.

“Sebelumnya ribuan orang bisa punya KTP lebih dari satu, karena itu KPU dengan mestinya dengan data penduduk potensial pemilih bisa ditentukan.

Ini sama sekali tidak dilaksanakan optimal. Itu saya yakin betul,” ujar Rasyid.

Caleg Gerindra itu menambahkan, ada kelalaian dari KPU untuk memastikan jumlah DPT. Kelalaian itu tidak hanya di daerah-daerah tapi juga dipusat. (Best Profit Futures)

“DPT dan DPKTb itu saya beranggapan sebagai wadah penampung untuk

ketidakpastian dalam menetapkan DPT walau sudah diundur dua hingga tiga kali,” tutup Rasyid.

  (Best Profit Futures)

Dolar melemah untuk hari kedua terhadap yen menjelang keputusan dari

Federal Reserve untuk suku bunga acuannya pada hari Rabu dan pemilihan presiden AS pada pekan depan.

Indeks Spot Dollar Bloomberg telah turun dari tujuh bulan tertinggi pada 28 Oktober lalu seiring peluang berbasis pasar dari kenaikan suku bunga (Best Profit Futures)

The Fed pada akhir Desember turun menjadi 68 persen pada hari Selasa dari lebih dari 72 persen seminggu sebelumnya.

Sebuah jajak pendapat yang melacak laporan dari ABC News / Washington Post menunjukkan Partai Republik Donald Trump dengan 46 persen dukungan terhadap

Partai Demokrat Hillary Clinton 45 persen, menyebabkan keuntungan di aset havens seperti obligasi, emas dan yen di New York. (Best Profit Futures)

Indeks Dolar Bloomberg, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah pada pukul 09:15 pagi waktu

Tokyo setelah menghentikan penurunan selama tiga hari, Selasa. Greenback turun 0,1 % ke level 104,05 ¥, setelah melemah 0,6 %% pada hari sebelumnya. (Best Profit Futures)

Pengumuman Federal Bureau of Investigation (FBI) pekan lalu bahwa membuka kembali penyelidikan Hillary Clinton untuk penggunaan

e-mail pribadinya yang telah menghidupkan kembali kampanye Donald Trump, yang telah berjanji untuk kesepakatan perdagangan AS yang ada.

Trump dipandang kurang menguntungkan oleh sebagian investor karena ketidakjelasan kebijakan dan apa yang dianggap tidak dapat diprediksi lebih besar dari saingannya demokratis. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://news.detik.com