PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Tokyo dibuka lebih rendah

Best Profit
Best Profit Saham Tokyo dibuka melemah pada Kamis ini paca reli empat harinya, sementara memimpin pelemahan dari Wall Street setelah pemerintah Trump mengumumkan rincian rencana reformasi pajaknya.

Indeks acuan Tokyo Nikkei 225 turun 0,31%, atau 59,80 poin, pada level 19,229.63 pada

menit pertama perdagangan, sementara indeks Topix dari semua saham utama turun 0,26% atau 3,94 poin pada 1.533,47.

Sedangkan Bursa Hong Kong Berakhir di Satu Bulan Tertinggi (Best Profit)

Bursa saham Hong Kong naik ke level tertinggi dalam sebulan lebih pada Rabu ini, sejalan dengan

kenaikan di sebagian besar pasar Asia lainnya, didukung oleh meredanya resiko dan rally semalam di Wall Street.

Sebuah rebound lebih lanjut di saham China daratan juga mendukung kepercayaan investor.

Indeks Hang Seng naik 0,5 persen ke level 24.578,43 poin, yang merupakan level tertinggi sejak 21 Maret lalu, sementara Indeks China Enterprises menguat 0,4 persen ke level 10.317,63.

Indeks Nasdaq Composite mencapai rekor tertinggi pada hari Selasa, sementara Dow dan (Best Profit)

S & P 500 menyentuh rekor baru-baru ini karena lab perusahaan yang kuat mendorong kesehatan di perusahaan Amerika.

Selain itu Saham AS mengakhiri hari sedikit berubah pada hari Rabu, kehilangan ketinggian di menit akhir perdagangan,

menyusul pengumuman usulan pajak ambisius yang sangat diantisipasi dari

Presiden Donald Trump dimana hal itu telah membantu memicu pelarian untuk ekuitas.

Dow Jones Industrial Average berakhir turun 0,1% di level 20.975, indeks S & P 500 berada satu poin lebih rendah di level 2.387 pada penutupan,

sedangkan Indeks Komposit Nasdaq yang menyentuh rekor intraday baru di level 6.040,89, berakhir di zona merah, sedikit berubah di level 6.025 – bertahan di atas level signifikan psikologis di level 6.000,

yang disentuh pada hari Selasa. (Best Profit)

Dalam sebuah konferensi pers Rabu sore, Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gary Cohn

mengeluarkan satu halaman garis besar dari rencana pajak tersebut, namun kurangnya rincian tampaknya mengecewakan investor.

Sumber: Marketwatch