PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Tokyo Dibuka Lebih Rendah pada hari Rabu

Best Profit
Best Profit Saham Tokyo dibuka melemah pada hari Rabu waktu setempat, ditengah penguatan yen terhadap dolar karena kekhawatiran terkait ketidakstabilan politik AS dengan

Presiden AS Donald Trump yang menuduh kebocoran intelijen ke Rusia.

Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,65 persen atau 129,98 poin, ke level 19.789,84 di awal perdagangan,

sementara Indeks Topix dari semua saham papan utama melemah 0,60 persen atau 9,50 poin, ke level 1.574,73. (Best Profit)

Sedangkan Bursa Hong Kong ditutup turun, hentikan kenaikan beruntun selama 6 hari

Bursa saham Hong Kong berbalik melemah pada hari Selasa setelah menyentuh level intraday tertinggi dalam 21-bulan, menghentikan kenaikan selama enam sesi beruntun, (Best Profit)

karena para investor mengambil keuntungan meskipun mendapat kekuatan semalam di Wall Street.

Indeks Hang Seng turun 0,1 persen menjadi 25.335,94, sedangkan Indeks China Enterprises turun 0,2 persen menjadi 10.433,69 poin.

Saham-saham Hong Kong nampaknya telah kebal terhadap tindakan keras China terkait financial leverage,

sebuah kampanye yang sebagian telah membantu mendorong uang China ke saham-saham Hong Kong.

Pada hari Selasa, pasar Hong Kong terbebani oleh sektor properti, di tengah kekhawatiran bahwa pengembang

asal China yang terdaftar di Hong Kong akan menderita akibat pembatasan properti yang lebih ketat oleh Beijing.

Selain itu Nasdaq Berakhir di Rekornya, S&P 500 & Dow Berakhir Turun (Best Profit)

Indeks Nasdaq Composite ditutup pada rekornya untuk hari kedua berturut-turut pada hari Selasa karena saham teknologi mengungguli sebagian besar pasar.

Pasar saham telah terikat luas karena dampak positif dari pendapatan yang kuat diimbangi oleh ketidakpastian politik karena Presiden Donald Trump berjuang untuk memberlakukan agenda pro-bisnisnya.

Nasdaq naik 20 poin atau 0,3% menjadi ditutup pada 6.169. S & P 500 merosot satu poin menjadi ditutup pada 2.400 setelah bergerak kurang dari 0,1%.

Pada hari Selasa, S & P 500 telah mengalami 15 sesi tanpa pergerakan 0,5% ke arah manapun, beruntun terpanjang sejak Februari 1969, menurut Dow Jones Data Group. (Best Profit)

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 2 poin menjadi berakhir pada 20.979.

Sumber: Marketwatch