PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Tokyo dibuka flat jelang libur pekan ini

Bestprofit
Bestprofit Saham Tokyo dibuka flat pada hari Jumat ini dikarenakan investor bergerak ke samping menjelang liburan di Jepang serta rilisan beberapa indikator ekonomi bulanan yang sebagian besar sesuai harapan.

Indeks acuan Tokyo Nikkei 225 tergelincir 0,06 poin menjadi 19,251.81 pada menit pertama perdagangan,

sementara indeks Topix dari semua saham utama naik 0,08 persen atau 1,27 poin pada 1.537,94.

Sedangkan Sektor Finansial Bantu Angkat Saham Hong Kong Ke 20 Bulan Tertinggi (Bestprofit)

Indeks saham Hong Kong pada hari Kamis ditutup pada level tertingginya dalam 20 bulan terakhir karena sentimen investor tetap

didukung oleh prospek pertumbuhan global yang lebih baik dan kekhawatiran tentang risiko politik di Eropa.

Pasar juga menarik dukungan dari arus kas yang terus menerus dari investor China daratan.

Indeks Hang Seng naik 0,5 persen ke level 24.698,48 poin, yang terkuat sejak Agustus 2015 silam.

Namun, Indeks China Enterprises turun 0,6 persen ke level 10.261,25. (Bestprofit)

Keuntungan di Hang Seng melawan tren yang lebih lemah di pasar Asia lainnya terkiat

rencana pemotongan pajak AS yang telah lama ditunggu gagal menginspirasi investor.

Selain itu Nasdaq sentuh posisi tertinggi sepanjang waktu, Dow, S & P 500 ditutup datar

Indeks Nasdaq Komposit ditutup di level rekor pada hari Kamis, dalam hari-hari yang disibukkan dengan laporan kuartalan perusahaan,

namun pasar yang lebih luas berakhir di wilayah netral seiring merosotnya harga energi dan pertanyaan tentang rencana pajak Presiden Donald Trump membebani Wall Street. (Bestprofit)

Nasdaq Composite berakhir naik 0,4% ke level 6.048, membukukan rekor baru untuk indeks teknologi berat

“ ini merupakan penutupan tertinggi kedua kalinya untuk indeks acuan ini sepanjang minggu ini.

Dow Jones Industrial Average ditutup do level break even 20.981, sama halnya dengan indeks S & P 500 di level 2.388.

Saham energi jatuh 1,1%, menjadi pemain terburuk di antara sektor S & P 500 dalam 11 negara

bagian menyusul harga minyak mentah yang menetap pada level terendah dalam sebulan.

Perdagangan yang lemah di pasar yang lebih luas terjadi karena para analis mengatakan bahwa proposal pajak Trump yang disampaikan pada hari Rabu sore,

tidak terlalu spesifik dan gagal menjawab pertanyaan tentang bagaimana pemotongan yang diusulkan akan didanai. (Bestprofit)

Sumber: Marketwatch