PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Jepang Turun untuk Hari Ketiga Pasca Liburan Panjang

PT Bestprofit

PT Bestprofit Saham Tokyo turun dalam perdagangan tipis pasca akhir pekan yang panjang, dengan saham otomotif mengalami penurunan seiring yen bergerak naik selama tiga hari terhadap dolar AS.

Indeks Topix dan Nikkei 225 Stock Average, keduanya ditetapkan untuk jatuh untuk hari ketiga setelah naik ke level tertingginya di tahun 2016 pada pekan lalu.

Volume perdagangan telah menyusut secara global dengan mendekati akhir tahun ini dan total nilai perdagangan pada sesi pertama pada

Tokyo Stock Exchange senilai 2:16 triliun yen ($ 18.4 miliar), pada hari Kamis dibandingkan dengan ¥ 3.92 triliun pada tanggal 9.

Indeks RSI 14 untuk Topix berada di angka 74 pada 22 Desember, yang tersisa di atas 70, tingkat digunakan oleh beberapa pedagang sebagai sinyal bersiap untuk menurun.

Indeks Topix turun 0,2 % ke level 1,540.39 pada pukul 09:28 pagi waktu Tokyo. Indeks Nikkei 225 melemah 0,2 % ke level 19,398.97.

Sementara Yen sedikit berubah pada level 117,3 per dolar setelah kenaikan 0,5 %, selama 3-hari sampai 23 Desember lalu.  (PT BestProfit)

Setelah itu Saham Hong Kong ditutup pada level terendah 5 bulan

Saham-saham Hong Kong jatuh untuk pekan kedua secara beruntun, ditutup pada level terendah lima bulan pada hari perdagangan terakhir sebelum liburan Natal,

seiring optimisme data pertumbuhan AS yang memperdalam sentiment aliran uang yang keluar dari pasar negara berkembang.

Indeks Hang Seng mengalami penurunan sebanyak 0,3%, ke level 21,574.76,

ini merupakan level penutupan terendah sejak pertengahan Juli. Indeks China Enterprises terkoreksi 0,2%, ke level 9,181.75 poin.

Sementara untuk pekan ini, Hang Seng turun sebanyak 2%, dan HSCE kehilangan 2,4%. (PT BestProfit)

Perdagangan melesu karena pasar Hong Kong akan ditutup pada hari Senin dan Selasa untuk hari raya Natal.

Kebanyakan para trader mempertahankan spekulasi positif pada dolar AS, terutama setelah data ekonomi optimis,

termasuk revisi ke atas untuk pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga pada hari Kamis.

Sektor energi merupakan salah satu penurunan terbesar di Hong Kong, turun lebih dari 1%. (PT BestProfit)

Sumber : MarketWatch