PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Saham Jepang Turun dengan Yen Menguat Jelang Brexit dan Pidato Yellen

Best Profit Futures

Best Profit Futures – Saham Jepang berada di zona merah, dengan indeks Topix turun untuk pertama kalinya dalam tiga hari, seiring menguatnya yen menjelang keputusan pada keanggotaan Inggris di Uni Eropa dan investor menunggu pidato dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen.

Topix kehilangan 0,7 persen ke level 1,270.50 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, dengan semua kecuali dua dari 33 kelompok industri yang ada tergelincir. Nikkei 225 Stock Average turun 0,7 persen ke level 15,851.01. Yen naik 0,2 persen ke level 103,74 per dolar setelah menguat 0,2 persen pada hari Senin.

Referendum Inggris pada keanggotaan Uni Eropa masih sulit untuk diprediksi dua hari sebelum pemungutan suara dilangsungkan, dengan jajak pendapat terpisah menunjukkan keunnggulan untuk kedua kubu. Di AS, Yellen dijadwalkan untuk berpidato terkait kebijakan moneter sebelum oidato para anggota parlemen pada hari Selasa dan Rabu unutk laporan setengah tahunan, yang juga akan berfungsi sebagai isyarat bagi investor.

Best Profit Futures – Saham Jepang turun 6 persen pekan lalu, mengalami penurunan terbesar sejak Februari, inbas kekhawatiran atas kemungkinan Brexit dan Bank of Japan yang memutuskan untuk mempertahankan kebijakan moneter tidak berubah. Topix turun sekitar 17 persen pada tahun 2016, menjadi indeks berkinerja terburuk kedua dalam pasar negara maju.

Selain itu Saham Asia berada di zona merah setelah rally terbesar dalam tiga bulan menyusul menguatnya mata uang yen membebani ekuitas Jepang dan investor mencermati pemungutan suara untuk referendum Inggris.

Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir 0,1 persen ke level 128,71 pada pukul 09:00 pagi waktu Tokyo setelah melompat 1,9 persen pada hari Senin terkait taruhan bahwa rakyat Inggris akan memilih untuk tinggal di Uni Eropa pada pemungutan suara hari Kamis nanti. Indeks Topix Jepang turun 0,8 persen seiring penguatan yen yang menuju kenaikan delapan hari. Hasil untuk Brexit masih sulit untuk diprediksi seiring terlalu dekatnya peroleahan poling dua kubu, dengan jajak pendapat terbaru YouGov untuk surat kabar Times yang diterbitkan Senin menunjukkan kubu “keluar” meraih perolehan suara 44 persen dan kubu ˜Bertahan4 memperoleh suara 42 persen, sementara survei lainnya oleh ORB untuk Daily Telegraph menunujukkan perolehan 53 persen untuk kubu ˜Tetap™ dan 46 persen untuk kubu ˜Keluar™.

S & P / ASX 200 Index Australia menguat 0,1 persen, seperti yang dilakukan S & P / NZX 50 Index Selandia Baru. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,3 persen. E-Mini berjangka pada indeks S & P 500 naik 0,2 persen setelah indeks dasar naik 0,6 persen pada hari Senin. Kontrak pada indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 0,8 persen, sementara FTSE Cina A50 Index berada 0,2 persen lebih tinggi.(Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg