PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Jepang Jatuh Pasca Data yang Mengecewakan Pada Pertumbuhan, Penjualan AS

Best Profit

Saham Jepang Jatuh Pasca Data yang Mengecewakan Pada Pertumbuhan, Penjualan AS

Best Profit Futures – Saham-saham di Tokyo turun menyusul pekan terbaik kenaikan mereka dalam satu bulan, setelah pertumbuhan ekonomi yang mengecewakan dari Jepang

dan data penjualan retail AS meredam minat terhadap aset berisiko. Produsen kertas dan saham warehouse memimpin penurunan.

Indeks Topix turun 0,3 persen ke 1,318.72 pada 09:03 pagi di Tokyo, memangkas dari kenaikan sebesar 3,4 persen pekan lalu.

Nikkei 225 Stock Average turun 0,4 persen. Yen sedikit berubah pada 101,36 per dolar setelah menguat 0,7 persen pada hari Jumat. (Best Profit Futures )

GDP Jepang untuk kuartal kedua naik pada kecepatan tahunan sebesar 0,2 persen, di bawah estimasi ekonom untuk kenaikan sebesar 0,7 persen.

Di AS, penjualan pada retailer sedikit berubah pada bulan Juli, diluar perkiraan ekonom untuk 0,4 persen. penjualan ritel yang stagnan membantu untuk melindungi spekulasi kenaikan suku bunga AS,

dengan kemungkinan bahwa The Fed akan meningkatkan biaya pinjaman pada akhir 2016 dan menahannya di bawah 50 persen.

Selain itu Saham Asia Turun Pasca GDP Jepang Ditengah Penguatan Yen; Obligasi Naik

Saham Asia jatuh dari satu tahun tertingginya karena data ekonomi yang mengecewakan di Jepang dan AS menahan permintaan untuk aset berisiko,

bahkan sekalipun minyak rebound. Yen menahan gain terkait kenaikan pada emas dan hutang pemerintah.(Best Profit Futures )

Saham di Tokyo dan Sydney membawa penurunan, dengan pasar di Korea Selatan dan India ditutup Senin ini untuk liburan.

Yen bertahan di dekat level terkuatnya dalam lebih dari sepekan terhadap dolar setelah data menunjukkan bahwa ekonomi Jepang tumbuh kurang dari perkiraan pada kuartal kedua.

utang sepuluh tahun di Australia dan Selandia Baru naik disaat emas menghentikan penurunan dua harinya. Minyak mentah AS naik untuk hari ketiga, sedangkan nikel rebound dari penurunan terburuk sejak awal Juli.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4 persen pada 9:26 waktu Tokyo, penurunan dipimpin oleh saham pertambangan setelah pelemahan sebesar 4 persen pada harga nikel Jumat lalu menyeret indeks logam dari

‘London Metal Exchange ke penurunan terbesar sejak akhir Juni. Indeks Australia S & P / ASX 200 turun 0,2 persen,

sementara indeks S & P / NZX 50 Selandia Baru naik 0,1 persen, bertahan di sekitar rekor tertingginya.(Best Profit Futures )

Sumber: Bloomberg