PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Jepang Hentikan Kenaikan Harian Terpanjangnya Sejak Oktober

Best Profit
Best Profit Futures – Saham Jepang turun, dengan indeks Topix menghentikan kenaikan beruntun terpanjangnya

dalam sembilan bulan, karena sektor eksportir dan perbankan merosot.

Best Profit Futures – Indeks Topix turun 0,8% menjadi 1,320.91 pada 09:59 pagi di Tokyo setelah naik selama enam hari berturut-turut.

Nikkei 225 Stock Average menurun 0,9% setelah diperdagangkan 5,9% di atas rata-rata pergerakan 25 hari pada Selasa.

Nintendo Co turun menyusul lonjakan lebih dari 120% terkait penggila Pokemon Go di seluruh dunia. Game mobile dijadwalkan akan dirilis di Jepang pada hari Rabu, TechCrunch melaporkan.

Selain itu Saham Asia Terkoreksi Pasca Reli Global

Saham Asia jatuh ditengah reli global dalam ekuitas terhenti, dengan Indeks S&P 500 tergelincir dari rekornya dan investor mengkaji laba perusahaan dan prospek pertumbuhan global. (Best Profit Futures)

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2% menjadi 133,59 pada 09:04 pagi di Tokyo karena saham Jepang turun untuk pertama kalinya dalam tujuh hari.

ekuitas global menambahkan lebih dari $ 4.5 triliun nilai sejak keputusan mengejutkan U.K. untuk meninggalkan Uni Eropa,

yang mendorong valuasi saham-saham Asia-Pasifik mendekati level tertinggi tahun ini. Investor mengkaji laba perusahaan di tengah sentimen pertumbuhan global yang lesu akan bertahan karena

Dana Moneter Internasional(IMF) membatalkan perkiraan untuk naik di tahun ini.(Best Profit Futures)

Selain itu Pengambilan Keuntungan Mengirim Saham Hong Kong ke Zona Merah

Saham Hong Kong jatuh pada Selasa ini karena investor mengambil keuntungan setelah kenaikan tajam selama dua minggu terakhir.

Analis mengatakan sinyal global sangat mendukung untuk ekuitas Hong Kong tetapi bahwa para investor cenderung mengambil keuntungan setelah Hang Seng mencatatkan pekan terbaiknya dalam lebih dari satu tahun pada pekan lalu.

Indeks Hang Seng turun 0,6 persen ke 21,673.20 poin, sedangkan Indeks China Enterprises turun 1,1 persen menjadi 8,988.79.(Best Profit Futures)

Total volume perdagangan perusahaan yang termasuk dalam indeks HSI adalah sebesar 1,3 miliar saham(Best Profit Futures)

Sedangkan Indeks S&P 500 Ditutup Turun Dari Level Tertinggi Sepanjang Masa

Indeks S&P 500 merosot dari rekor, dengan indeks perdagangan berada dalam kisaran sempit sejak 2014,

karena investor berhati-hati terhadap prospek keuntungan lebih lanjut menyusul beragamnya laporan pendapatan perusahaan.

Rekor baru-baru ini untuk ekuitas mendapatkan beberapa terpaan karena saham Netflix Inc. anjlok 13 persen setelah pertumbuhan pelanggan mengecewakan,

dan Philip Morris International Inc. turun 3 persen setelah laba perusahaan meleset dari perkiraan karena penguatan dolar menekan penjualan di luar AS.

Saham Johnson & Johnson mengimbangi dengan naik 1,7 persen setelah laba kuartalan mengalahkan perkiraan.(Best Profit Futures)

Indeks S&P 500 turun 0,1 persen menjadi 2,163.79 pada pukul 16:00 sore di New York, setelah membukukan level tertinggi sepanjang masa di lima dari enam hari sebelumnya. Indeks Dow Jones Industrial Average memperpanjang kenaikan untuk sesi kedelapan, terpanjang dalam lebih dari tiga tahun, karena keuntungan dalam Johnson & Johnson, UnitedHealth Group Inc. dan McDonald Corp. mendorong indeks.(Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg