PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Hong Kong Dibuka Sedikit Lebih Tinggi

Bestprofit
Bestprofit Saham-saham Hong Kong naik tipis dalam beberapa menit pertama perdagangan pada hari Jumat namun kenaikan tersebut

diredam oleh melemahnya saham perusahaan energi setelah harga minyak melemah minggu ini.

Indeks Hang Seng naik tipis 0,07 persen atau 18,02 poin, ke level 25.692,55. (Bestprofit)

Namun, Indeks Shanghai Composite melemah 0,29 persen atau 9,01 poin, ke level 3.138,44 dan Indeks Shenzhen Composite,

yang mencatatkan saham di bursa kedua China, turun 0,17 persen atau 3,15 poin, ke level 1.859,69.

Sedangkan Bursa Jepang Berayun Ditengah Merosotnya Harga Minyak

Bursa saham di Tokyo berfluktuasi antara keuntungan dan kerugian setelah minyak mentah menghentikan penurunannya, sementara saham bank menyeret Indeks Topix. (Bestprofit)

Harga minyak di bawah $ 43 per barel di awal perdagangan Asia karena upaya OPEC dan produsen utama lainnya untuk mengurangi penurunan diimbangi oleh kenaikan pada output AS.

Indeks Topix menuju penguatan mingguan kedua berturut-turut karena saham produsen mobil dan pembuat produk kimia memberikan dukungan,

bahkan saat saham produsen makanan dan bank membebani indeks acuan. Sementara itu, Yen sedikit berubah terhadap dolar.

Indeks Topix sedikit berubah pada level 1.610,44 pada pukul 9:23 pagi waktu Tokyo. Indeks Nikkei 225 stabil di level 20.119,18.

Yen sedikit berubah pada level 111,35 per dolar, setelah menguat sebesar 0,2 % selama tiga hari terakhir.

Selain itu Saham HK datar, investor renungkan penyertaan Cina ke MSCI (Bestprofit)

Saham-saham Hong Kong sedikit berubah pada hari Kamis, seiring para investor merenungkan dampak

potensial dari keputusan MSCI untuk memasukkan lebih banyak saham China daratan dalam indeks acuan utama.

Indeks Hang Seng melemah 0,1 persen untuk ditutup di level 25.674,53 poin, sedangkan China Enterprises Index menguat 0,1 persen ke level 10.402,76 poin.

Penyedia indeks AS mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya akan menambahkan 222 saham yang terdaftar di China ke Emerging Markets Index (EMI),

menarik sekitar $ 1,6 triliun, dengan proses inklusi di mulai pada Juni 2018. (Bestprofit)

Beberapa pihak khawatir keputusan tersebut dapat mengancam peran Hong Kong sebagai pintu gerbang investor global utama ke Cina.

Indeks yang mengukur perbedaan harga antara perusahaan dual-listed di Shanghai dan Hong Kong menyentuh level tertinggi enam bulan sebelum berakhir naik 0,8 persen di level 125,05.

Nilai di atas 100 menunjukkan saham Shanghai berada pada harga premium untuk saham dalam perdagangan perusahaan yang sama di Hong Kong, dan sebaliknya.

Kinerja sektor beragam. Kenaikan dipimpin oleh saham utilitas, sementara saham material turun.

Saham energi merosot seiring harga minyak menyentuh level terendah 10 bulan semalam dikarenakan kekhawatiran akan adanya kelebihan pasokan dan penurunan permintaan. (Bestprofit)

Sumber : Bloomberg