PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Hong Kong alami penurunan terbesar dalam 3 bulan

Bestprofit
Bestprofit Saham Hong Kong menjalani hari terburuk dalam hampir tiga bulan pada hari Kamis,

dengan indeks utama ditutup di posisi 1 bulan terendah imbas penurunan di saham energi dan bahan baku.

Pasar, yang rebound sekitar 8 persen selama dua bulan pertama tahun ini, juga menderita oleh tekanan jual yang tumbuh

seiring telah berkurangnya selera risiko menjelang kenaikan suku bunga AS yang secara luas diharapkan akan dilakukan minggu depan.

Indeks Hang Seng turun 1,2 persen, ke level 23,501.56, sedangkan Indeks China Enterprises kehilangan 1,8 persen, ke level 10,095.79 poin. (Bestprofit)

Semua sektor utama kehilangan pijakan, dengan saham energi berada di antara pemain terburuk, setelah harga minyak mentah menukik lebih dari 5 persen semalam pada lonjakan stok minyak AS.

Sektor bahan bak Hang Seng juga turun tajam, turun lebih dari 3 persen, meskipun indeks harga produsen

China (PPI) melompat 7,8 persen pada bulan Februari dari tahun sebelumnya.

NAmun, beberapa investor masih tetap bullish pada ekuitas Hong Kong dalam jangka panjang,

mengutipkan pemulihan ekonomi China yang didorong oleh membaiknya faktor fundamental.

Selain itu Saham AS Ditutup Lebih Tinggi Pasca Pernyataan Dari ECB

Saham AS berakhir sedikit lebih tinggi Kamis ini setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario

Draghi bukan hanya membiarkan langkah-langkah pelonggaran tetap di tempatnya tapi juga mengecilkan kekhawatiran deflasi.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,46 poin menjadi berakhir pada 20,858.19 dipimpin naik oleh saham Johnson & Johnson Inc.

Indeks S & P 500 ditutup naik 1,89 poin, atau hanya di bawah 0,1%, di 2,364.87, seiring penguatan pada saham perawatan kesehatan dan saham energi.

Sementara indeks Nasdaq Composite berakhir naik 1,25 poin di 5,838.81. (Bestprofit)

Sedangkan Dow, S & P 500 Mencoba Untuk Hentikan Penurunan 3-Sesinya

Saham AS diperdagangkan sedikit lebih tinggi Kamis ini, karena pernyataan optimis dari Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi menarik keluar penawar.

Namun penurunan di saham energi yang dipicu oleh pelemahan harga minyak menahan antusiasme Wall Street sehari menjelang laporan penting dari data tenaga kerja.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 3 poin menjadi 20.859, sedangkan indeks SPX S & P 500, menguat 2 poin ke 2.365,

dan indeks Nasdaq Composite naik 5 poin, atau 0,1% , ke 5843. Dow dan S & P 500 sedang berusaha

untuk menghentikan penurunan beruntun tiga harinya, sedangkan Nasdaq bertujuan untuk kenaikan back to back. (Bestprofit)

Sumber: MarketWatch