PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Saham Global Rebound Terkait Optimisme Stimulus, Bursa Jepang Menguat

Best Profit FuturesBest Profit Futures

Best Profit Futures – Bursa saham Jepang dibuka naik, dipimpin oleh perusahaan keuangan, karena saham-saham global menguat di tengah optimisme bahwa pembuat kebijakan akan memberlakukan langkah-langkah untuk membendung dampak dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

Indeks Topix naik 1,2 persen menjadi 1,239.43 pada pukul 09:02 pagi di Tokyo. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 1,1 persen menjadi 15,494.50. Sementara yen diperdagangkan di level 102,61 per dolar setelah pada hari Selasa turun 0,7 persen. Perdana Menteri Shinzo Abe dan Bank of Japan akan bertemu pagi ini. Abe mengatakan dia akan mengerahkan semua tindakan yang memungkinkan setelah Brexit vote, sementara Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan bank sentral dapat mengucurkan dana ke pasar jika diperlukan.(Best Profit Futures)

Pengambil keputusan utama Jepang telah menyatakan keprihatinan atas setiap ayunan harga yang berlebihan di pasar keuangan setelah Indeks Topix mengalami penurunan terbesar pada hari Jumat sejak gempa bumi yang terjadi Maret 2011 silam. Abe mengatakan dia ingin menteri keuangan dan gubernur bank sentral untuk mengawasi pasar lebih dekat dan bahwa dia khawatir mengenai risiko pasar.

Selain itu Bursa Asia Menguat di Tengah Rebound Saham Global

Bursa saham Asia dibuka menguat, menyusul reli di pasar saham global, di tengah optimisme bahwa para pembuat kebijakan akan memperkenalkan langkah-langkah untuk membatasi kejatuhan ekonomi akibat kkelluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 1 persen menjadi 126,64 pada pukul 09:03 pagi di Tokyo. Indeks ekuitas global menguat dalam seminggu karena investor melihat tanda-tanda bahwa bank sentral dan pemerintah akan membantu meringankan gejolak pasar pasca Brexit. Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengatakan risiko global telah bergeser lebih jauh ke bawah setelah pemungutan suara Inggris untuk keluar dari Uni Eropa, memberikan ketidakpastian baru yang mungkin pantas untuk menilai kembali kebijakan moneter.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada hari Rabu mengatakan bahwa dia akan mengerahkan semua tindakan yang memungkinkan, sementara Korea Selatan pada hari Selasa mengusulkan paket stimulus fiskal. Investor menunggu rincian tentang rencana Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa di tengah kekhawatiran bahwa langkah tersebut bisa mengganggu pemulihan ekonomi global. (Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg