PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Cina ditutup menguat, meski sempat memerah di sesi awal

Best Profit
Best Profit Futures – Saham China ditutup naik pada hari Kamis menyusul kenaikan di saham auto

dan industri mengimbangi penurunan di sektor keuangan

yang dihasilkan dari berita mengenai ditundanya langkah pada investasi saham oleh industri wealth management terbesar China.

Best Profit Futures –  Indeks CSI300 dari perusahaan yang terdaftar terbesar di Shanghai dan Shenzhen naik 0,1 persen, ke level 3,221.14, sementara indeks komposit Shanghai menguat 0,1 persen ke level 2,994.32 poin.

Selain itu Saham Eropa Turun dengan Shell dan Dialog Jatuh Saham Eropa turun seiring Royal Dutch Shell Plc dan Dialog Semiconductor Plc jatuh setelah melaporkan hasil laba.(Best Profit Futures)

Shell turun 4 persen dan menyeret saham minyak untuk berada di level yang lebih rendah setelah membukukan keuntungan

sebesar sekitar setengah dari estimasi rata-rata analis. Dialog Semiconductor Plc anjlok 11 persen setelah memotong perkiraan penjualan setahun penuh nya.

Credit Suisse Group AG naik 2,3 persen setelah secara tak terduga meraih laba pada kuartal kedua, sementara BNP Paribas SA naik 2,1 persen setelah laba bersih nya berada di atas proyeksi.

Stoxx 600 Index Eropa turun 0,3 persen pada pukul 08:15 pagi waktu London. Indeks acuan naik ke level tertinggi satu bulan kemarin setelah nyaris tidak berubah selama empat sesi berturut-turut,

terbantu oleh hasil perusahaan yang lebih baik dari perkiraan.(Best Profit Futures)

Di antara saham lainnya yang aktif di berita perusahaan, JCDecaux SA jatuh 7,2 persen setelah mengatakan mereka mengharapkan perlambatan di Inggris Raya setelah Brexit yang akan mempengaruhi pasar iklan lokal.

Adidas AG naik 4,2 persen setelah menaikkan perkiraan setahun penuh untuk penjualan dan keuntungan. Logitech International SA rally 7,5 persen(Best Profit Futures)

setelah pembuat mouse computer ini melaporkan laba kuartalan yang melampaui estimasi analis dan meningkatkan 2017 proyeksi nya.

Sedangkan Bursa Jepang Jatuh terkait Yen serta Pertemuan Bank Sentral

Saham Tokyo jatuh, dengan saham perbankan merosot sebelum keputusan Bank of Japan pada stimulus moneter besok seiring menguatnya yen setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah.(Best Profit Futures)

Indeks Topix jatuh 1,1 persen ke level 1.307 pada penutupan perdagangan di Tokyo, dengan semua kecuali dua dari 33 kelompok industri yang ada memerah.

Nikkei 225 Stock Average juga jatuh 1,1 persen ke level 16,476.84. Yen menguat 0,6 persen ke level 104,82 dolar setelah Fed menegaskan pendekatan bertahap untuk pengetatan kebijakan moneter memberikan keraguan pada kesediaan para pejabat ‘untuk menaikkan biaya pinjaman sebelum akhir tahun.

Pasar Jepang cenderung berfluktuasi dalam beberapa pekan terakhir menyusul berbagai laporan tentang program pelonggaran moneter bank sentral.

Pejabat BOJ sedang melihat beberapa proposal untuk stimulus lebih lanjut, surat kabar Nikkei mengatakan Rabu.

Sementara obligasi perpektual, atau helicopter money, sebuah ide yang muncul dari seorang penasehat Perdana Menteri Shinzo Abe,

ditolak oleh gubernur bank sentral Haruhiko Kuroda dalam sebuah wawancara BBC yang disiarkan pekan lalu. BOJ memulai pertemuan hari ini, dengan keputusan akan diumumkan pada hari Jumat. (Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg