PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Asia Turun Diikuti Minyak Terkait Optimisme Stimulus Jepang

Best Profit
Best Profit Futures – Saham Asia menurun dari tertinggi delapan bulan setelah prospek stimulus bank sentral

di Jepang stagnan dan data laba terbaru perusahaan AS gagal untuk memberikan kejutan.

Best Profit Futures – Indeks MSCI Asia Pacific turun untuk kedua kalinya dalam dua pekan setelah Indeks S & P 500 turun dari rekornya.

Indeks Topix Jepang turun dari enam pekan tertingginya setelah yen melonjak tajam dalam empat pekan selama

sesi terakhir terkait oposisi Gubernur bank sentral Haruhiko Kuroda untuk disebut-helikopter money menjadi jelas.

Ringgit Malaysia turun untuk hari kelima karena penyeliidikan korupsi ke dalam dana investasi negara tetap menjadi sorotan serta minyak tergelincir di bawah $ 45 per barrel.

Selain itu Saham Jepang Turun Dari Enam Pekan Tertingginya

Saham Jepang turun, dengan indeks Topix merosot dari enam pekan, setelah yen naik tajam dalam hampir sebulan ditengah memudarnya optimisme yang disebut helicopter money sebagai ukuran stimulus.

The Topix turun 0,9% menjadi 1,327.60 pada 09:11 pagi di Tokyo setelah Indeks ditutup pada level tertinggi sejak 8 Juni pada hari Kamis.

Nikkei 225 Stock Average turun 0,8%. Yen diperdagangkan pada 105,88 per dolar pada hari Jumat setelah naik 1% kemarin.

sedangkan Saham Hong Kong Ditutup Menguat, Hang Seng Lebih Dari 22.000

indeks saham acuan Hong Kong ditutup di atas 22.000 pada hari Kamis untuk pertama kalinya dalam tahun ini, bergabung dengan reli regional yang menyebabkan banyak bursa di Asia yang menguat.

Indeks Hang Seng naik 0,5 persen, ke 22,000.49, sedangkan Indeks China Enterprises naik 0,4 persen, ke 9,057.08 poin.

Total volume perdagangan perusahaan yang termasuk dalam indeks HSI adalah sebesar 1,6 miliar saham.

Selain itu Saham AS Melemah di tengah Laporan Laba Perusahaan

Saham AS tergelincir menyusul mengecewakannya laporan laba dari perusahaan termasuk Intel Corp dan Southwest Airlines Co,

menyeruakan keraguan apakah pendapatan perusahaan akan cukup sehat untuk mempertahankan ekuitas di posisi tertinggi sepanjang waktu.

S & P 500 turun 0,4 persen ke level 2,165.01 pada pukul 16:00 sore waktu New York, mengalami penurunan terbesar dalam dua minggu

setelah penutupan pada rekor tertinggi untuk keenam kalinya dalam delapan hari pada hari Rabu.

Indeks Dow Jones Industrial Average menghentikan kenaikan beruntun terpanjang nya dalam lebih dari tiga tahun.

Sejak musim pendapatan dimulai, keuntungan dan penjualan perusahaan sebagian besar telah melampaui estimasi analis,

memicu optimisme bahwa hal itu akan membantu mendukung kenaikan saham lebih lanjut. S & P 500 telah kembali pulih 18 persen dari level terendah 22-bulan pada bulan Februari,

dan Dow menyentuh level rekor tertinggi sebanyak tujuh kali beruntun dalam sembilan hari kenaikan

yang dirasakan sebelum mengakhiri kenaikan beruntun nya pada hari Kamis.

Sumber: Reuters