PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Asia tergelincir, ikuti penurunan di Wall Street

Bestprofit
Best Profit Saham Asia turun pada hari Selasa setelah Wall Street tergelincir semalam, sementara minyak naik tipis dari penurunan hari sebelumnya seiring

rendahnya produksi minyak Libya mengurangi kekhawatiran bahwa pemutusan hubungan dengan

Qatar oleh negara-negara Arab lainnya dapat menghambat kesepakatan untuk mengurangi produksi minyak mentah.

Indeks saham terbesar Asia Pasifik MSCI di luar Jepang turun 0,2 persen pada awal perdagangan, menarik kembali dari level tertinggi dua tahun pada hari Senin. (Best Profit)

Pasar Korea Selatan ditutup untuk hari libur publik.

Saham Australia anjlok 0,9 persen, sementara dolar Australia tergelincir 0,1 persen ke level $ 0,7481, namun masih bisa mempertahankan sebagian

besar kenaikan Senin sebesar 0,6 persennya menjelang keputusan kebijakan Reserve Bank of Australia

pada hari Selasa di mana tingkat suku bunga acuan diperkirakan akan tertap berada pada rekor rendah 1,5 persen. (Best Profit)

Selain itu Saham Hong Kong berakhir melemah jelang data ekonomi China

Saham Hong Kong ditutup melemah pada hari Senin, jeda pasca mencapai level intraday tertinggi 23 bulan, dengan investor menunggu rilis

data ekonomi China untuk bulan Mei dan keputusan suku bunga Federal Reserve AS akhir bulan ini. (Best Profit)

Indeks Hang Seng turun 0,2% menjadi 25.862,99, sedangkan China Enterprises turun 0,7% menjadi 10.797,05 poin.

Hang Seng telah melonjak lebih dari 17% sepanjang tahun ini, dibantu oleh arus masuk uang China,

namun investor semakin berhati-hati di tengah tanda-tanda investor global meningkat.

Dana yang diperdagangkan di bursa Hong Kong (ETF) telah menyaksikan arus keluar bersih sebesar HK $ 8,5 miliar ($ 1,09 miliar) selama lima bulan pertama tahun ini,

termasuk HK $ 5,4 miliar yang mengalir dari Tracker Fund of Hong Kong ETF, menurut China Investment Efek (HK). (Best Profit)

Hal ini mencerminkan daya tarik pasar negara berkembang karena pasar AS dan Eropa menguat.

Kenaikan suku bunga lainnya oleh Federal Reserve bulan ini bisa menarik lebih banyak uang ke Amerika Serikat.

Sementara itu, investor tengah menunggu serangkaian data ekonomi dari China untuk menilai kesehatan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Kinerja sektor bervariasi. Indeks pengembang China melonjak sekitar 3% ke rekor tertinggi.

Saham Hong Kong di China Shenhua melonjak sebanyak 6,8% karena spekulasi kemungkinan

kesepakatan merger antara induk perusahaannya dan produsen listrik negara besar lainnya. (Best Profit)

Sumber: Reuters