PT Best Profit Futures Surabaya

Saham Asia Dibuka Naik Setelah Ekuitas AS Menuju Rekornya

Best Profit

Saham Asia Dibuka Naik Setelah Ekuitas AS Menuju Rekornya

Best Profit Futures – Saham di Asia mengikuti kenaikan ekuitas AS, dengan minyak mentah seiring lonjakan saham komoditas meningkatkan beberapa optimisme dalam perekonomian global.

Mata uang yang terkait dengan minyak mengalami rally, sementara obligasi pemerintah menurun.

Indeks acuan Asia ditetapkan untuk lonjakan mingguan terbesar dalam sebulan terakhir setelah semua tiga saham AS naik ke rekor tertinggi,

sebuah prestasi yang tidak tercapai dalam 16 tahun terakhir.

Saham Jepang kembali dibuka pasca liburan ke hari ketiga keuntungan pada minggu ini diiringi bursa AS yang memperpanjang kenaikan mendorong harga minyak mentah, mendekati level $ 44 per barel.

Yen terus melemah setelah hentikan kenaikan selama dua hari, sedangkan ringgit Malaysia memimpin kenaikan di Asia, penguatan dengan krone Norwegia dan won Korea Selatan.

Tembaga tertekan menjelang rilis data penjualan ritel China dan output pabrik. (Best Profit Futures)

Indeks S & P 500, Dow Jones Industrial Average dan Indeks Nasdaq Composite semua naik ke level tertinggi pada hari Kamis karena pengecer Macy Inc untuk Kohl Corp membukukan laba melebihi estimasi.

Optimisme bank sentral akan tetap mendukung gain guna menopang pertumbuhan dalam ekuitas global,

bahkan sebagai aset berisiko whipsawed oleh perputaran minyak mentah.

Saham komoditas kembali mengalami kerugian awal pekan ini,

Kamis, menguat kembali di atas $ 43 per barel karena Arab Saudi dilaporkan akan meningkatkan prospek kesepakatan

menstabilkan harga pada pembicaraan yang dijadwalkan bulan depan di Algiers antara produsen minyak.(Best Profit Futures)

China melaporkan data perdagangan ritel, produksi industri dan aset tetap pada Jumat ini, dengan data pada pasokan keuangan dan kredit berpotensi. Malaysia akan merilis data produk domestik bruto (PDB) dan giro dan Hong Kong juga melaporkan data GDP.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1 % pada pukul 09:23 pagi waktu Tokyo, mendorong kenaikan dalam seminggu terakhir menjadi 2,5 %.

Sedangkan Indeks Saham S&P 500, Dow, Nasdaq Capai Level Tertingginya

Ketiga Indeks saham AS naik bersama-sama ke rekor tertingginya untuk pertama kalinya dalam 16 tahun ditengah laba yang mengejutkan.

Saham Eropa menghapus kemerosotan terkait brexit Inggris. Minyak naik, sementara Treasuries merosot.

Indeks S&P 500, Dow Jones Industrial Average dan Indeks Nasdaq Composite menguat di tengah perkiraan keuntungan yang lebih baik pada ritel Macy Inc dan ekuitas Kohl Corp Eropa ditutup pada level tertinggi sejak Mei.

Minyak naik pada spekulasi bahwa produsen dapat menyepakati langkah untuk mendukung harga selama pembicaraan pada bulan September. (Best Profit Futures)

Treasuries menurun setelah lelang obligasi 30-tahun terlihat menurun dari minat investor pada penjualan utang AS sebelumnya pekan ini.

Peso Meksiko memimpin kenaikan diantara mata uang utama karena bank sentral mempertahankan suku bunga untuk tidak berubah.

Indeks S&P 500 naik 0,5% menjadi 2,185.75 pada 16:00 siang di New York, melanjutkan penguatan tahun ini menjadi 6,9%.

Dow Average dan Nasdaq menambahkan lebih dari 0,4%. Ketiga indeks tersebut naik secara bersamaan ke rekornya untuk pertama kali sejak 31 Desember 1999.(Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg