PT Best Profit Futures Surabaya

Saham AS Mengalami Penurunan Terbesar Dalam 4 Minggu Terakhir

Best Profit
Best Profit Futures – Saham AS mengalami penurunan terbesar dalam empat minggu terakhir,

mengikuti merosotnya harga minyak mentah dan data belanja konsumen menimbulkan kekhawatiran

bahwa pertumbuhan global akan tertekan.

Best Profit Futures – Ekuitas hampir saja terjadi untuk terhindar dari harian terburuk mereka sejak aksi jual berikut warga Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa,

dengan saham produsen mobil tertekan akibat lesunya penjualan sementara tingkat pengecer anjlok tajam dalam lima minggu. Saham Pfizer Inc turun 2,5 % setelah dalam setahun terakhiir tidak sesuai dengan perkiraan,

bahkan laba dan penjualan kuartalan melampaui prediksi, dan saham Apple Inc melemah 1,5 % yang dapat membebani kelompok teknologi. (Best Profit Futures)

Indeks S & P 500 melemah 0,6 % ke level 2,157.06 pada pukul 16:00 sore waktu New York,

menandai penurunan back-to-back pertama sejak pemilihan suara Brexit.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun untuk hari ketujuh, penurunan terpanjang dalam hampir setahun terakhir.(Best Profit Futures)

Selain itu Saham AS Melemah Ditengah Merosotnya Laba Pfizer, Pengecer Menurun

Saham AS turun, berada di jalur untuk penurunan terbesar dalam lebih dari sebulan terakhir diiringi pelemahan laba Pfizer Inc

menyeret saham perawatan kesehatan dan data menimbulkan kekhawatiran pada kekuatan pertumbuhan belanja konsumen.

Ekuitas yang menuju hari terburuk mereka sejak aksi jual berikut warga Inggris yang memilih untuk meninggalkan Uni Eropa.

Saham Pfizer mengalami penurunan terbesar sejak Februari setelah laba mereka dalam setahun terakhir tidak sesuai dengan perkiraan, bahkan laba dan penjualan pada kuartalan melampaui prediksi.

Pengecer telah anjlok tajam dalam lima minggu setelah pertumbuhan pendapatan melambat pada bulan Juni berarti konsumen harus memanfaatkan tabungan untuk mempertahankan laju pertumbuhan belanja mereka.

Saham Kohl Corp dan Macy Inc merosot setidaknya 5,4 %.

Indeks S & P 500 turun 0,8 % ke level 2,154.42 pada pukul 12:21 siang waktu New York, menuju penurunan back-to-back untuk pertama kalinya sejak pemilihan Brexit.

Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 103,17 poin atau 0,6 %, ke level 18,301.34 seiring indeks yang mendasari lebih rendah untuk hari ketujuh,

yang terpanjang dalam hampir setahun terakhir. Indeks Nasdaq Composite merosot 1,1 % setelah kemarin menyentuh rekornya dalam waktu 1 %.

Volume perdagangan saham di S & P 500 adalah 11 % di atas 30-hari rata-rata untuk hari ini.

Sumber : Bloomberg