PT Best Profit Futures Surabaya

Sadis, Motor Baru Bajaj Ini Dibuat dari Logam Kapal Induk

Best Profit Futures – Pabrikan motor kondang asal India, Bajaj, akan membuat terobosan baru. Bajaj akan meluncurkan motor terbaru yang menggunakan bahan logam terbaik yang biasa digunakan untuk membuat kapal induk.

Motor baru Bajaj ini akan dijuluki ‘V’ dan rencananya mulai mengaspal di India pada 1 Februari 2016. Ya, motor ini memang spesial, karena akan menggunakan bahan yang spesial, yakni logam terbaik.

Dilansir IBTimes, Rabu 27 Januari 2016, New Bajaj V ini akan menggunakan bahan yang sama dengan logam yang digunakan untuk membuat kapal induk INS Vikrant. (Best Profit Futures)

Perlu diketahui, INS Vikrant merupakan kapal pengangkut pesawat tempur yang cukup terkenal di tanah Hindustan. INS Vikrant juga tercatat sebagai kapal induk pertama yang dimiliki India.

Rencananya, motor ini akan ditempatkan Bajaj untuk mengisi kelas antara Pulsar dan Discover. Motor ini juga akan ditanami embos dengan tulisan “Made with the invincible metal of INS Vikrant”.(Best Profit Futures)

Video teaser New Bajaj V ini juga telah meluncur yang tentu saja melibatkan aksi dari kapal induk INS Vikrant.

Dari gambar teaser yang ada, New Bajaj V ini terlihat bergaya retro dengan kesan sporty pada bagian buritan. Kabarnya, motor ini akan ditanami mesin berkapasitas 150cc.

Setidaknya 15 warga sipil tewas Rabu oleh serangan pesawat tak berawak AS di Afghanistan, kata PBB.

Tiga belas lainnya luka-luka dalam serangan itu. Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) telah menyerukan penyelidikan independen.(Best Profit Futures)

“UNAMA menyerukan kepada pemerintah dan pasukan militer internasional agar meluncurkan penyelidikan dengan cepat, independen, tidak memihak, transparan, dan efektif mengenai kejadian ini,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kamis malam.

Menurut pernyataan itu, semua yang tewas adalah laki-laki, termasuk siswa, guru, dan anggota keluarga yang dianggap “pro-pemerintah”.

Militer AS mengkonfirmasi bahwa serangan udara menghantam target di distrik Achin provinsi Nangarhar dan mengatakan serangan itu ditujukan pada militan ISIS, dan bahwa mereka masih mengumpulkan informasi tentang laporan korban sipil.

“Kami mengambil setiap langkah yang mungkin untuk menghindari korban sipil dalam operasi ini, dan akan terus bekerja sama dengan pemerintah Afghanistan dalam menentukan apakah ada alasan untuk penyelidikan tambahan,” kata militer AS dalam sebuah pernyataan.(Best Profit Futures)

Serangan udara terbaru Amerika itu berlangsung sementara para tetua suku dan pejabat sudah memperingatkan bahwa pejuang ISIS telah kembali dan menguasai kembali beberapa bekas kubu mereka di daerah itu setelah mundur ke tempat persembunyian di gunung di tengah operasi keamanan yang dilancarkan Afghanistan selama berminggu-minggu.

Sumber : viva.co.id