PT Best Profit Futures Surabaya

Rupiah Masih Lemah Berkisaran Rp11.982/USD

Best Profit Futures – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya masih mengalami pelemahan terbatas. Rupiah bergerak di kisaran Rp11.915-Rp11.982 per USD.

Analis AAEI Reza Priyambada mengatakan, Terapresiasinya Won, Ringgit, dan Poundsterling tidak langsung membuat laju Rupiah terimbas naik.

Akan tetapi, pelemahan yang terjadi terlihat mulai terbatas. (Best Profit Futures)

“Meski laju USD terimbangi dengan pergerakan mata uang beberapa emerging market,

namun belum mampu diikuti oleh laju rupiah,” ujar Reza dalam risetnya, Jakarta, Kamis (18/9/2014).

Reza mengatakan, Tampaknya melemahnya laju nilai tukar Rupiah terimbas pelemahan

Yen terkait eksposur investasi asing yang akan diperbesar. sehingga dipersepsikan akan terjadi pelepasan Yen.

“Di sisi lain, belum terlihat adanya indikasi kenaikan suku bunga The Fed membuat Laju Won,

Ringgit, dan Pounds tersebut mampu terapresiasi,” ujarnya.

  (Best Profit Futures)

Saham Jepang naik ke level tertingginya sejak April setelah yen menyentuh level terendahnya tiga bulan terhadap dolar, meningkatkan prospek pendapatan eksportir.

Saham keuangan memimpin kenaikan didorong oleh Nomura Holdings Inc yang naik pada laba positif.

Lima saham naik untuk setiap empat saham yang jatuh di indeks Topix pada istirahat perdagangan di Tokyo, siap untuk mencatatkan bulan terbaiknya sejak Juli. (Best Profit Futures)

Yen jatuh ke level terlemahnya sejak Juli pada Kamis kemarin di tengah meningkatnya spekulasi pada kenaikan suku bunga The Fed di bulan Desember.

Investor mengkaji melalui hasil perusahaan untuk mengukur kesehatan perusahaan Jepang,

dengan lebih dari 350 perusahaan di Topix akan memberikan laporannya minggu ini. (Best Profit Futures)

Hitachi Ltd dan Daiwa Securities Group Inc merupakan salah satu di antara mereka yang akan merilis laporan labanya Jumat ini.

Saham-saham di Hong Kong turun lagi Jumat pagi ini, memperpanjang laju penurunan menjadi 4 hari berturut-turut,

setelah sell-off di Wall Street.

Indeks Hang Seng merosot 0,19 persen, atau 43,52 poin ke 23,088.83.

Indeks Shanghai Composite datar, turun sebesar 0,65 poin ke 3,111.70 dan indeks Shenzhen Composite,

yang mengikuti saham-saham di bursa kedua China, juga sedikit lebih rendah, melemah 0,98 poin ke 2,067.11. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://economy.okezone.com