PT Best Profit Futures Surabaya

RI Pelopori Penangkapan Tuna Ramah Lingkungan

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Pemerintah mendorong negara-negara ASEAN cara-cara penangkapan ikan tuna yang memperhatikan lingkungan dan berkelanjutan dalam menjawab persaingan perdagangan dunia.

Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan KKP Saut P Hutagalung mengungkapkan, menghadapi persaingan perdagangan dunia,

beberapa hal perlu disiapkan pelaku industri dan penangkapan ikan tuna.

Saat ini, Indonesia mempelopori perlunya pelabelan atau ecolabelling pada produk tangkapan ikan di ASEAN.

“Kita menyadari pentingnya ke depan, ASEAN mengembangkan produk ikan tuna yang diberi ecolabelling,”

tegas Saut di sela pertemuan ASEAN Tuna Working Group Meeting di Nusa Dua, Kamis (BEST PROFIT FUTURES).

Penangkapan ikan tuna harus memperhatikan jangka panjang sebab sumber daya ikan itu jangan sampai punah akibat tidak

dikendalikannya atau diterapkannya cara-cara penangkapan ikan yang sesuai standar pengamanan perdagangan dunia.

Pihaknya juga mendorong agar perdagangan ikan tuna, tidak sampai mengekspor bahan baku melaikankan produk yang sudah melewati prosesing.

Selain itu, produk tangkapan tuna itu memenuhi persyaratan yang ditetapkan perdagangan dunia.(BEST PROFIT FUTURES).

“Syarat-syarat pengamanan perdangan dunia harus dipatuhi sebagai syarat bersaing tingkat dunia,” imbuhnya.

Dalam pertemuan ASEAN Task for Tuna Fisherries (ATF), lanjutnya, membahas persoalan yang terkait perdagangan tuna di kawasan Asia Tenggara.

“Seluruh negera termasuk ASEAN menghadapi masalah kelestarian yang diakibatkan penangkapan ilegal, berlebih dan merusak,” sambungnya.(BEST PROFIT FUTURES).

Diharapkan skema ditawarkan dapat mendorong negera ASEAN dalam menerapkan pengelolaan tuna yang lestari di kawasan.

Bagaimana pentingnya, negara ASEAN terlibat menjaga keberlanjutan dalam penangkapan ikan tuna. Menyambut perdagangan dunia seperti masuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),

perlu penguatan internal dengan beberapa langkah, mulai memperkuat basis produksi, menerapkan cara-cara produksi dan penangakapan ikan yang ramah lingkungan.

 Bagaimana pentingnya, negara ASEAN terlibat menjaga keberlanjutan dalam penangkapan ikan tuna. Menyambut perdagangan dunia seperti masuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),

perlu penguatan internal dengan beberapa langkah, mulai memperkuat basis produksi,

menerapkan cara-cara produksi dan penangakapan ikan yang ramah lingkungan.(BEST PROFIT FUTURES).

Sumber dari http://economy.okezone.com/