PT Best Profit Futures Surabaya

Raja Arab Saudi Abdullah Wafat

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz menghembuskan nafasnya yang terakhir. Abdullah (90) tutup usia karena menderita pneumonia.

Dikutip dari aljazeera.com, Jumat (23/1/2015), Abudullah wafat setelah dirawat

selama beberapa minggu di rumah sakit.

Putra Mahkota Salman bin Abdulaziz Al Saud (79) kini resmi Raja Saudi

yang baru dan Pangeran Muqrin bin Abdulaziz adalah putra mahkota baru. (BEST PROFIT FUTURES)

“Yang Mulia Salman bin Abdulaziz Al Saud dan semua anggota keluarga dan bangsa meratapi Penjaga Dua

Masjid Suci Raja Abdullah bin Abdulaziz, yang meninggal tepat pukul 1 pagi pagi ini,” kata televisi pemerintah Arab Saudi.

Dolar mempertahankan posisi di dekat level dua minggu tertinggi setelah data dan komentar minggu ini dari

pejabat Federal Reserve menghidupkan kembali spekulasi kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini.(BEST PROFIT FUTURES)

Greenback meraih kenaikan tertinggi terhadap mata uang utama sejak 16 September pada hari Selasa setelah Fed Bank of Presiden

Richmond Jeffrey Lacker mendesak bank sentral untuk mengetatkan kebijakan untuk membendung kemungkinan gejolak inflasi.

Hal itu diikuti oleh pernyataan Senin oleh Presiden Fed Bank of Cleveland Loretta Mester bahwa ekonomi sudah matang untuk kenaikan

suku bunga dan laporan yang menunjukkan manufaktur AS berekspansi pada bulan September.

Data pekerjaan yang dirilis akhir pekan ini diperkirakan akan menunjukkan kenaikan dalam laju perekrutan.

Bloomberg Dollar Spot Index, yang mengukur mata uang terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah pada pukul 10:03 di Tokyo,

setelah naik 0,6 persen pada Selasa, di saat menyentuh level tertinggi sejak 21 September Greenback melemah 0,2 persen ke level ¥ 102,74, (BEST PROFIT FUTURES)

setelah naik selama enam hari berturut-turut sampai Selasa yang merupakan kenaikan beruntun terpanjang sejak Agustus.

Bloomberg Dollar Spot Index, yang mengukur mata uang terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah pada pukul 10:03 di Tokyo, setelah naik 0,6 persen pada Selasa, di saat menyentuh level tertinggi sejak 21 September Greenback melemah 0,2 persen ke level ¥ 102,74, setelah naik selama enam hari berturut-turut sampai Selasa yang merupakan kenaikan beruntun terpanjang sejak Agustus.

Sumber dari http://news.detik.com/