PT Best Profit Futures Surabaya

PTBA Akuisisi Saham Bumi Sawindo Permai

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – PT Perusahaan Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA) mengakuisisi saham milik PT Bumi Sawindo Permai (BSP),

perusahaan perkebunan kelapa sawit di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.

Tercatat, PTBA mengakuisisi 100 persen saham milik PT BSP

seluas 8.346 hektare (Ha), yang merupakan bagian dari wilayah Izin Usaha Pertambangan PTBA.

“Dalam lahan perkebunan yang diakuisisi tersebut terdapat cadangan batu bara sebesar 580 juta ton dari total cadangan sebesar 1,99 miliar

ton yang dimiliki oleh PTBA,” demikian dilansir dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (BEST PROFIT FUTURES).

Artinya, keberadaan perkebunan tersebut akan menjadi sebuah sinergi yang positif dan strategis untuk pengembangan grup usaha PTBA,

khususnya dalam pemenuhan pasokan batubara bagu PLTU Mulut Tambang yang sedang dalam tahap pembangunan, dan proyek PLTU Mulut Tambang lainnya.

Di antara PLTU Mulut Tambang yang batubaranya dipersiapakan dari lahan perkebunan tersebut, adalah PLTU Banko Tengah 2×620 mw (BEST PROFIT FUTURES).

(Sumsel 8) yang akan dibangun oleh anak perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power. PLTU ini rencananya akan beroperasi

pada 2017-2018 mendatang untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sumatera dan Jawa. (BEST PROFIT FUTURES).

PLTU ini diprediksi membutuhkan batubara sekira 5,4 juta ton per tahun, atau 150 juta ton selama 25 tahun.

 Saham Jepang berfluktuasi terkait turunnya Nintendo Co untuk hari kedua menjelang laporan laba babak pertama, sementara

Astellas Pharma Inc mendukung kenaikan saham produsen obat (BEST PROFIT FUTURES).

karena investor mengalihkan perhatian mereka ke neraca perusahaan seiring musim pelaporan yang masuk ke ayunan penuh.

Indeks Topix turun 0,2 persen pada istirahat perdagangan di Tokyo, setelah diperdagangkan di kisaran ketat yang memperlihatkannya mendapatkan gain sebesar 0,1 persen.

Tentang jumlah yang sama pada saham naik maupun jatuh. Investor mengalihkan fokus mereka ke pendapatan untuk mengukur kesehatan Jepang Inc,

dengan lebih dari 350 perusahaan di Topix yang bersiap

untuk menyerahkan laporannya minggu ini, termasuk pembuat presisi-motor Nidec Corp pada hari Senin (BEST PROFIT FUTURES).

Sumber dari http://economy.okezone.com