PT Best Profit Futures Surabaya

Prospek Pasar di Perkantoran CBD Jakarta

Best Profit Futures – Laporan terbaru dari para analis properti menyatakan walaupun kinerja ekonomi Negara menurun di tahun 2014 (5,5% – 5,9% T-T),

permintaan perkantoran untuk sewa dan strata-title diperkirakan akan tetap positif. Permintaan sewa dan aktivitas transaksi di

gedung-gedung perkantoran eksisting terus menunjukan pertumbuhan positif di kuartal pertama 2014, dari ekspansi dan relokasi penyewa eksisting.

Terjadi penyerapan sebesar 10.400 m2 tercatat di kuartal pertama 2014, sekitar 79% lebih rendah dibandingkan pada kuartal terakhir tahun 2013. (Best Profit Futures)

Penyerapan jauh lebih rendah ini terutama disebabkan oleh besarnya penyerapan negatif di beberapa perkantoran Grade-B,

beberapa penyewa dalam gedung-gedung tersebut merelokasikan kantor mereka ke perkantoran di dalam area CBD dan beberapa ke pinggiran area CBD.

Sampai dengan akhir Maret 2014, permintaan kumulatif mencapai 4,4 juta meter persegi (meningkat sebesar 0,8% menjadi 94,4%, (Best Profit Futures)

yang disebabkan oleh tidak adanya pasokan baru selama kuartal pertama ini.

Total pasokan kumulatif sedikit menurun menjadi 4,65 juta m 2 , karena tidak beroperasinya Graha Surya Internusa (21.000 m2) di

Jl. HR Rasuna Said yang saat ini dalam proses pembongkaran, dan akan dibangun kembali (redevelopment). Sekitar 182.000

m 2 pasokan baru perkantoran diproyeksikan akan memasuki pasar selama 2014, sedikit menurun dibanding tahun 2013 yang sebesar 200.600 m2. (Best Profit Futures)

Sampai dengan akhir Maret 2014, harga rata-rata sewa gross dalam Rupiah meningkat sebesar 2,5% selama kuartal pertama menjadi sebesar Rp. 311.250

per m 2 per bulan, sementara dalam US Dolar, harga meningkat sebesar 8,8% menjadi US$27,28 per m 2 per bulan. Peningkatan

harga sewa gross yang signifikan di perkantoran Grade-A belakangan ini telah

memberikan kepercayaan diri pada pemilik perkantoran Grade-B dan Grade-C untuk juga menaikkan harga sewa dasar mereka. (Best Profit Futures)

Permintaan dan transaksi ruang perkantoran strata-title dalam area CBD tetap positif. Tingkat penjualan juga terus mengalami peningkatan di semua proyek pre-sales. Harga penawaran rata-rata ruang perkantoran strata-title berada di Rp. 45,4 juta per m 2 , naik 4,3% dari kuartal sebelumnya.

Untuk kedepannya prospek harga sewa gross rata-rata diperkirakan akan relative stabil di kuartal mendatang, meskipun kemungkinan kenaikan lebih lanjut akan terlihat di semester kedua tahun 2014, sejalan dengan kenaikan tarif listrik yang akan mempengaruhi biaya operasional gedung dan biaya servis.

Para pengembang perkantoran strata-title cenderung lebih berhati-hati untuk menaikkan harga jual dalam mengantisipasi semakin hati-hatinya para pembeli dalam menghadapi kondisi ekonomi nasional dan global yang akan terjadi di tahun 2014, serta adanya kompetisi yang semakin ketat terkait dengan besarnya pasokan perkantoran strata-title yang akan masuk dalam 2 tahun kedepan.

Sumber dari vibiznews.com