PT Best Profit Futures Surabaya

Produksi Pabrik-Pabrik di Inggris Naik, Didorong Oleh Depresiasi Pound

Best Profit
Best Profit Futures – Manufaktur di Inggris raih kenaikan terbaiknya dalam lima bulan pada bulan September, yang dipimpin oleh perbaikan dan pemeliharaan peralatan transportasi termasuk kapal dan mesin.

Produksi pabrik naik 0,6 persen, melebihi perkiraan untuk kenaikan sebesar 0,4 persen, Kantor Statistik Nasional mengatakan di London, Selasa.

Total produksi industri turun 0,4 persen, pemeliharaan yang berkelanjutan di ladang minyak Laut Utara menyeret ekstraksi minyak dan gas turun 4,5 persen. (Best Profit Futures)

ONS juga merevisi estimasi produksi industri pada kuartal ketiga untuk penurunan sebesar 0,5 persen lebih besar, dibandingkan dengan 0,4 persen pada data GDP bulan lalu.

Laporan itu juga menunjukkan ekonomi tumbuh lebih baik dari perkiraan sebesar 0,5 persen pada kuartal tersebut, dipimpin oleh sektor jasa.

Manufaktur Inggris telah dibantu oleh depresiasi pound sebesar 16 persen sejak jajak pendapat pada bulan Juni untuk meninggalkan Uni Eropa, menurut IHS Markit.

Indeks Purchasing Managers terbarunya mengatakan bahwa pesanan ekspor naik pada laju yang “kuat” pada bulan Oktober.

ONS mengatakan pada hari Selasa bahwa performa dari manufaktur “secara luas sejalan dengan tren terbaru.”

“Tidak ada tanda-tanda yang jelas baik itu dari lemahnya pound atau ketidakpastian pasca-referendum yang mempengaruhi produksi dari pabrik-pabrik Inggris,” kata statistik Senior Kate Davies.

Ketahanan ekonomi sejak jajak pendapat telah mengejutkan banyak orang. Bank of England mengakui kekuatannya pekan lalu,

menyoroti belanja konsumen pada khususnya dan juga mencatat bahwa investasi bisnis (Best Profit Futures)

“agak kurang lemah” dari yang diharapkan.

Dari tahun sebelumnya, manufaktur naik 0,2 persen pada bulan September,

sedangkan total produksi meningkat 0,3 persen, setidaknya sejak Maret.

Sedangkan Minyak Tergelincir seiring Perhitungan Awal Hasil Pemilu AS Dimulai (Best Profit Futures)

Minyak tergelincir lebih lanjut ke bawah $ 45 per barel seiring perhitungan hasil

pemilu AS dimulai, dengan Hillary Clinton unggul tipis dalam jajak pendapat,

dan sebelum data pemerintah mingguan yang diperkirakan akan menunjukkan ekspansi dalam stok. (Best Profit Futures)

Berjangka turun 0,5 persen di New York setelah naik 2,1 persen pada dua sesi sebelumnya. Sebagian besar jajak pendapat menunjukkan kandidat Demokrat

mengungguli saingannya dari Partai Republik dan hasil resmi berdatangan setelah pemungutan suara di beberapa negara bagian ditutup.

Pasokan minyak mentah di luar AS naik 4,4 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute mengatakan melaporkan Selasa lalu.

Data pemerintah Rabu diperkirakan juga menunjukkan stok minyak naik sebesar 2 juta barel. Indeks volatilitas minyak mendekati level tertinggi dalam lebih dari sebulan.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember di level $ 44,76 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 22 sen, pada pukul 08:20 pagi waktu Hong Kong.

Kontrak tersebut naik 9 sen ke level $ 44,98 pada hari Selasa. Total volume perdagangan yakni sekitar 46 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Sumber: Bloomberg