PT Best Profit Futures Surabaya

PKS Menang, Wacana Depok Jadi Kota Religius Kian Serius?

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Kota Religius memang ditolak oleh DPRD Depok pada periode ini. Namun PKS, partai yang mendukung Raperda itu, bakal menjadi partai dominan pada periode baru usai Oktober nanti. Akankah Raperda itu diseriusi oleh DPRD selanjutnya? BEST PROFIT

Badan Musyawarah DPRD Kota Depok menolak Raperda Penyelenggaraan Kota Religius yang diusulkan oleh Wali Kota KH Mohammad Idris. Ada beberapa alasan mengapa Bamus menolak usulan tersebut, salah satunya karena Raperda tersebut dianggap terlalu mengurusi urusan pribadi seseorang, sampai pada urusan cara berpakaian.

Pada periode 2014-2019, DPRD Kota Depok dipimpin oleh PDIP. Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke merupakan anggota PDIP, partai dominan di periode ini. Dia menyatakan penolakannya terhadap Raperda itu. PT BESTPROFIT FUTURES

“Religiositas adalah hal yang bersifat sangat pribadi (privat), berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhan. Dengan demikian bukan kewenangan kota untuk mengatur kadar religiositas warganya,” kata Hendrik kepada wartawan, Minggu (19/5/2019). PT BESTPROFIT

DPRD Depok memandang urusan agama adalah ranah privat, yang kalaupun difasilitasi, maka kewenangannya ada di pemerintah pusat. Hanya satu fraksi yang mendukung Raperda ini. BESTPROFIT

“Yang mendorong hanya F-PKS saja kok,” tutur Hendrik.

Sumber : Detik