PT Best Profit Futures Surabaya

Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Dinilai Tak Berkualitas

Best Profit Futures – Perekonomian Indonesia pada kuartal II mengalami penurunan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan suku bunga yang tinggi.

“Karna pertama beban bunga yang berat, otomatis orang yang ingin melakukan usaha dan berinvestasi

menjadi takut karna merasa terlalu berat,” kata Analis valas Farial Anwar saat dihubungi Okezone di Jakarta, Kamis (7/8/2014).  (Best Profit Futures)

Dirinya juga mengatakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah pertumbuhan

ekonomi yang tidak berkualitas karna pertumbuhannya dipengaruhi bukan karena ekspor melainkan konsumsinya.

“Indonesia ini kan pertumbuhan ekonominya tidak berkualitas. Karena apa, karena pertumbuhan ekonomi kita didukung dengan konsumsi

masyarakatnya bukan karena pertumbuhan ekspornya. Kalau negara-negara lain kan pertumbuhan ekonominya didukung karna pertumbuhan ekspornya,” jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan negara lain bisa tumbuh perekonomiannya dengan menekan nilai suku bunganya dan itu tidak dilakukan di Indonesia.

“Kenapa Amerika menaikan suku bunganya, ya karena untuk pertumbuhan ekonomi disana. Sehingga dapat membuka lapangan kerja baru,

orang-orang juga mau berinvestasi disana. Semua negara besar didunia bunganya hanya nol koma sekian persen, Indonesia saja yang bunganya tinggi hingga tujuh persen,” pungkasnya.

Dirinya juga mengatakan harapan akan pertumbuhan ekonomi Indonesia sulit untuk dapat membaik. “Harapan ekonomi bisa membaik itu hanya mimpi.

Karna masalah beban kita itu sangat berat. ekspor kita terus meningkat. dan penggunaan uang dolar yang tidak diatur dengan baik,” tutupnya.

   (Best Profit Futures)

Emas naik untuk hari kelima untuk perdagangan di dekat level tertinggi dalam hampir sebulan terakhir seiring meningkatnya kekhawatiran menjelang pemilihan presiden AS pada

pekan depan mendorong investor untuk mencari aset haven, dengan jajak pendapat

terbaru menunjukkan keunggulan yang dominan Hillary Clinton atas Donald Trump yang lesu.  (Best Profit Futures)

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2 % ke level $ 1,290.94 per ons dan berada di level $ 1,290.18 pada pukul 9:25 pagi waktu Singapura,

menurut harga dari Bloomberg. Pada hari Selasa, harga bullion menguat menjadi $ 1,291.98, yang tertinggi sejak 4 Oktober.

Harga emas jatuh pada bulan lalu di tengah harapan Federal Reserve yang bersiap untuk menaikkan biaya pinjaman. Sementara pembuat kebijakan Fed

menyimpulkan pertemuan bulan November mereka pada hari Rabu, kemungkinan kenaikan hanya 16 persen dan pemilihan presiden AS telah menjadi perhatian yang lebih besar.

Rasa kekhawatiran di pasar didorong oleh ABC News / Washington Post dalam jajak pendapat yang ditempatkan kandidat Partai Republik Trump satu persen poin dari pesaingnya dari Partai Demokrat.  (Best Profit Futures)

Sumber dari  http://economy.okezone.com