PT Best Profit Futures Surabaya

Pertamina Sulap Minyak Tanah Jadi Avtur

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Sejak program konversi minyak tanah (kerosene) ke gas elpiji 3 Kilogram (Kg) dijalankan pada tahun 2007,

pertumbuhan konsumsi minyak tanah berhasil ditekan. Kendati demikian, kilang minyak PT Pertamina (Persero) masih menghasilkan produk BBM jenis minyak tanah.

Vice President Refining Technology Refining Directorat Pertamina Budi Santoso Syarif mengatakan, ketika program konversi dilakukan, stok kerosene sangat berlimpah bahkan mencapai 92 hari. (BEST PROFIT FUTURES)

Agar kerosene ini tetap menghasilkan nilai tambah, Pertamina menjadikannya sebagai BBM untuk pesawat terbang yakni avtur.

“Jadi stok kerosene banyak diubah ke avtur, karena ada konversi minyak tanah ke Elpiji,”

ucap Budi, di Jakarta, Jumat (23/1/2015).

Menurut Budi, proses kerosene menjadi avtur ini harus melalui proses yang dinamakan hidro heater.

Hal ini dilakukan karena kerosene memiliki titik beku yang berbeda

dengan avtur. Selain dijadikan avtur, ada sebagian kerosene dijadikan BBM jenis Solar.

“Kerosen kita jadikan ke avtur, ke solar juga bisa. Kerosene sama avtur beda titik beku makanya kero dimasukan ke dalam hidro heater.

Titik beku lebih rendah lagi. Ini buat pesawat terbang, ini dimaksimalkan,” paparnya.

Namun, dirinya tidak menjelaskan secara detil mengenai produksi kerosene dan avtur. “Saya lupa, ada datanya, tapi saya tidak berani menyebutkan,” tukasnya.(BEST PROFIT FUTURES)

Dolar mempertahankan posisi di dekat level dua minggu tertinggi setelah data dan komentar minggu ini dari pejabat Federal Reserve menghidupkan kembali spekulasi kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini.(BEST PROFIT FUTURES)

Greenback meraih kenaikan tertinggi terhadap mata uang utama sejak 16 September pada hari Selasa setelah Fed Bank of Presiden

Richmond Jeffrey Lacker mendesak bank sentral untuk mengetatkan kebijakan untuk membendung kemungkinan gejolak inflasi.

Hal itu diikuti oleh pernyataan Senin oleh Presiden Fed Bank of Cleveland Loretta Mester bahwa ekonomi sudah matang untuk kenaikan suku bunga dan laporan yang menunjukkan manufaktur

AS berekspansi pada bulan September. (BEST PROFIT FUTURES)

Data pekerjaan yang dirilis akhir pekan ini diperkirakan akan menunjukkan kenaikan dalam laju perekrutan.

Bloomberg Dollar Spot Index, yang mengukur mata uang terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah pada pukul 10:03 di Tokyo, setelah naik 0,6 persen pada Selasa, di saat menyentuh level tertinggi sejak 21 September Greenback melemah 0,2 persen ke level ¥ 102,74, setelah naik selama enam hari berturut-turut sampai Selasa yang merupakan kenaikan beruntun terpanjang sejak Agustus.(BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://economy.okezone.com