PT Best Profit Futures Surabaya

Pergerakan IHSG Dibayangi Aksi Ambil Untung

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang support 5.118-5.138. Sementara untuk resisten, akan berada pada rentang 5.153-5.171.

Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan hal

ini lantaran masih adanya imbas hasil rapat The Fed yang memberikan sentimen positif pada laju bursa saham Asia.

Selain itu, melemahnya Yen turut memberikan sentimen positif yang menimbulka

n penguatan saham-saham seperti metal, logam, dan transportasi China. (BEST PROFIT FUTURES)

“Pelaku pasar pun memanfaatkan momentum tersebut untuk kembali melakukan akumulasi beli. Maraknya aksi beli tersebut berimbas

pada menguatnya hampir seluruh saham dan juga membuat seluruh indeks saham bergerak positif,” ujar di Jakarta,Senin (22/12/2014).

Reza menambahkan, meskipun masih ada ruang untuk kembali melanjutkan penguatan. Namun, potensi tersebut dapat terganggu jika

volume jual IHSG mulai membesar jika dibandingkan volume beli, seiring keinginan untuk profit taking.

“Tampaknya pelaku pasar masih memanfaatkan mulai adanya tren kenaikan.

Sepanjang tidak dimanfaatkan untuk sell off maka laju IHSG dapat berpotensi menguat kembali,” ujarnya.

Meski demikian, dia melihat di balik eforia penguatan tersebut, tanpa disadari IHSG juga kembali membuka utang gap 5.113-5.127 dimana utang gap 5.059-5.076 belum terlunasi.

Hal ini karena lonjakan kenaikan sebelumnya, serta masih jualannya asing seiring berlanjutnya aksi profit taking yang mereka lakukan.

“Adapun transaksi asing tercatat nett sell (dari net sell Rp808,69 miliar menjadi net sell Rp1,9 triliun),” pungkasnya.

Gagal mempertahankan penguatannya setelah data yang lebih lemah dari perkiraan untuk laporan nonfarm payrolls AS, emas berjangka sekarang jatuh sampai ke level key support jangka panjang.

Kebanyakan analis mencermati level $ 1.250 seiring level itu merupakan level support kunci untuk reli 2016; Namun emas justru kokoh di bawah level tersebut,

dimana logam kuning ini terakhir diperdagangkan di level $ 1,249.80 per ounce, turun 0,25% pada hari Jumat.

Analis mengatakan bahwa ada potensi emas jatuh ke level kunci lainnya yang pada akhirnya bisa menandakan akhir untuk uptrend logam mulia ini.

Tekanan jual terbaru telah mendorong logam kuning turun hampir 6% sejak awal pekan ini.

“Emas masih berusaha menemukan titik bawah teknis dan menjadi sangat sulit untuk menebak di mana harga akan menetap,” kata Bill Baruch, analis pasar senior di iiTrader.

Dia mencatat bahwa laporan payrolls AS tidak memberikan emas banyak dukungan karena angka tersebut masih cukup baik bagi Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember.

Dalam sebuah wawancara di CNBC, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester menggambarkan laporan kerja sebagai angka yang “solid” meskipun angka yang dirilis lebih lemah dari yang diharapkan. (BEST PROFIT FUTURES)

Jessica Fung, analis senior di pasar BMO Capital juga sepakat bahwa emas memiliki peluang untuk penurunan lebih jauh dalam jangka

pendek dan dalam beberapa bulan ke depan seiring pasar mulai melihat adanya kenaikan dalam suku bunga, yang akan memberikan lebih banyak dukungan untuk dolar AS. (BEST PROFIT FUTURES)

Fung menambahkan bahwa sebagian besar penjualan merupakan hal teknis seiring penurunan menyebabkan perdagangan stop-loss

dimulai sehingga tidak ada hal yang bisa diberitahukan untuk sejauh mana harga akan jatuh dalam waktu dekat.

Meskipun emas terus menyerahkan kenaikannya sejak awal

tahun ini beberapa analis masih memiliki harapan bahwa pasar dapat bangkit kembali.

Dalam sebuah wawancara awal pekan ini, Ole Hansen mengatakan bahwa

emas tetap di berada uptrend-nya selama harga dapat terus bertahan di level $ 1200. (BEST PROFIT FUTURES)

Adam Button, analis senior di Forexlive.com mengatakan bahwa pedagang harus menunggu

sampai hari ini. Dia mencatat bahwa penurunan harga emas selama seminggu lalu berkaitan dengan ditutupnya pasar Cina.

“Jumat lalu jelas tidak ada selera untuk pembelian emas namun investor mungkin memiliki kesempatan kedua dan kami harus menunggu untuk melihat apakah ada permintaan yang kuat hari ini ketika pasar Cina dibuka kembali,” katanya. (BEST PROFIT FUTURES)

Button juga sepakat bahwa meskipun emas telah kehilangan pijakan yang signifikan minggu lalu, dia tidak akan mengharapkan untuk melakukan short selling sampai level terendah Juni di sekitar level $ 1,220 terlewati.

Sumber dari http://economy.okezone.com